pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

Masyarakat Maluku Utara Menerima Bantuan Teknologi dan Fasilitas Penyimpanan Ikan dari Pasar Modal

Dalam memperingati 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, sebuah rangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) telah digelar di Maluku Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kegiatan ini juga bertepatan dengan sosialisasi serta edukasi pasar modal terpadu (SEPMT) yang bertujuan untuk memberikan wawasan lebih kepada masyarakat mengenai pasar modal.

Fokus pada Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Ekonomi Pesisir

Dalam rangkaian CSR kali ini, fokus utama terletak pada dua sektor yang sangat strategis: peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Bantuan berupa sarana teknologi diberikan kepada Universitas Khairun yang berlokasi di Kota Ternate. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara resmi pada hari Jumat, 4 September. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan fasilitas penyimpanan ikan kepada kelompok nelayan di Kelurahan Rua pada hari Sabtu, 5 September.

Seremoni Penyerahan Bantuan Teknologi

Acara simbolis penyerahan bantuan teknologi dilakukan oleh Ketua HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia yang juga menjabat sebagai Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI, Dharma Setyadi, kepada Rektor Universitas Khairun, Abdullah W. Jabid. Acara berlangsung di Aula Banau Universitas Khairun dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, serta perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan direktur dari BEI, KPEI, dan KSEI.

Komitmen Pasar Modal untuk Kesejahteraan Sosial

Usai penyerahan bantuan, Dharma Setyadi menegaskan bahwa komitmen pasar modal tidak hanya terfokus pada pengembangan industri keuangan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan sosial serta kualitas sumber daya manusia di daerah. Dukungan teknologi informasi kepada Universitas Khairun diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran digital, meningkatkan efisiensi serta akurasi dalam pengelolaan administrasi, dan mempercepat kualitas layanan akademik.

Harapan untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Kami percaya bahwa dukungan ini akan memberikan manfaat nyata kepada Universitas Khairun, baik dalam mendukung proses belajar mengajar maupun dalam meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Melalui kolaborasi antara pasar modal dan dunia pendidikan, kami ingin berkontribusi dalam mendorong pemanfaatan teknologi dan penguatan mutu pendidikan tinggi di Maluku Utara,” ujar Dharma.

Bantuan Fasilitas Penyimpanan Ikan untuk Nelayan

Sebagai bagian dari CSR yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia, juga dilakukan seremoni penyerahan bantuan pembangunan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan ikan kepada nelayan di Kelurahan Rua pada tanggal 5 September. Bantuan ini merupakan wujud komitmen untuk membantu masyarakat pesisir dalam meningkatkan pendapatan mereka.

Detail Bantuan yang Diberikan

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia yang juga menjabat sebagai Direktur Utama KPEI, Antonius Herman Azwar, kepada perwakilan kelompok nelayan. Bantuan tersebut meliputi:

  • 2 unit cold storage bertenaga surya dengan kapasitas masing-masing 300 liter
  • 4 unit ice maker berkapasitas 200 liter, juga bertenaga surya
  • Sesi pelatihan mengenai literasi keuangan
  • Pendampingan dalam manajemen kepada kelompok nelayan setempat

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, serta perwakilan Wakil Gubernur Maluku Utara.

Manfaat Jangka Panjang bagi Nelayan

Dalam sambutannya, Antonius berharap bantuan ini dapat menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan hasil tangkapan nelayan, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan mereka. “Kami berharap, ke depannya, bantuan ini akan semakin mendorong pemanfaatan energi surya oleh masyarakat, yang diharapkan bisa meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi biaya penggunaan listrik. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi nelayan kecil di wilayah Kelurahan Rua di Ternate,” jelasnya.

Dampak Positif untuk Masyarakat

Rangkaian kegiatan CSR ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara untuk mencapai kemandirian ekonomi.

Komitmen Berkelanjutan dari SRO

Selanjutnya, SRO berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan CSR yang bermanfaat dalam jangka panjang bagi penerima dan sesuai dengan upaya pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan CSR ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan adanya dukungan dalam bentuk bantuan teknologi penyimpanan ikan dan fasilitas pendukung lainnya, diharapkan nelayan dan masyarakat pesisir di Maluku Utara dapat merasakan dampak langsung dari program ini. Kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal menjadi fokus utama yang perlu terus didorong untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Memperkuat Sistem Imun untuk Mencegah Penyakit pada Tubuh

➡️ Baca Juga: Hjulmand Yakin Leverkusen Bisa Patahkan Eskpektasi Lawan Arsenal

Related Articles

Back to top button