Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

Kenaikan Harga Minyak Berpotensi Dorong Tekanan Fiskal APBN 2026

<div>

Jakarta: Lonjakan harga <a href=”https://www.medcom.id/tag/20434/harga-minyak-dunia”>minyak dunia </a>mulai memunculkan tekanan baru terhadap kondisi fiskal Indonesia. Harga minyak global yang naik sekitar 8 persen hingga mencapai USD92 per barel memicu kekhawatiran terhadap meningkatnya beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.<br/> <br/>

Kondisi tersebut mendorong pemerintah mempertimbangkan berbagai skenario kebijakan agar defisit fiskal tetap berada dalam batas maksimal 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).<br/>

<table>

<tbody>

<tr>

<td>Baca juga: <a href=”https://www.medcom.id/otomotif/mobil/ybDyMPPk-harga-bbm-di-iran-termurah-sedunia-mulai-rp400-an”>Harga BBM di Iran Termurah Sedunia, Mulai Rp400-an</a></td>

</tr>

</tbody>

</table>

<br/>

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jessica Tasijawa, menjelaskan diskusi kebijakan saat ini mengerucut pada dua pilihan utama. Opsi pertama adalah menyesuaikan harga bahan bakar bersubsidi, sedangkan opsi kedua dilakukan melalui rasionalisasi belanja negara.<br/>

Menurut dia, kenaikan harga minyak mentah berpotensi meningkatkan kebutuhan subsidi energi melampaui asumsi awal dalam APBN.<br/> <br/>

“Meski penyesuaian harga bahan bakar dapat membantu mengurangi tekanan terhadap fiskal, kebijakan tersebut berisiko memunculkan dampak lanjutan terhadap perekonomian. Biaya transportasi dan logistik yang meningkat berpotensi menekan daya beli masyarakat,” tegas dia. <br/><br/>

Padahal, konsumsi rumah tangga merupakan penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap PDB. Selain itu, kenaikan harga energi juga berpotensi memicu tekanan inflasi dalam jangka pendek.<br/> <br/>

Di tengah situasi tersebut, nilai tukar rupiah juga kembali mengalami pelemahan dan sempat menyentuh level Rp16.906 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian global, terutama di tengah penguatan indeks dolar AS (DXY) yang berada di kisaran 99.<br/> <br/>

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat turut memperburuk sentimen pasar. Risiko tersebut bahkan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun naik ke level 6,60 persen pada akhir pekan lalu. Sementara itu, premi risiko Indonesia yang tercermin dalam credit default swap (CDS) lima tahun berada di sekitar 85 basis poin.<br/> <br/>

Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun masih relatif stabil di kisaran 4,14 persen. Stabilitas tersebut terjadi meskipun harga minyak terus meningkat selama tujuh hari sejak memanasnya konflik Iran, terutama setelah mantan Presiden AS Donald Trump menyampaikan tuntutan penyerahan tanpa syarat kepada Iran.<br/> <br/>

Sebagai alternatif kebijakan, pemerintah juga memiliki ruang untuk melakukan penataan ulang prioritas anggaran. Upaya efisiensi belanja serta pengalihan anggaran ke program yang memiliki dampak ekonomi lebih besar dapat menjadi pilihan untuk menjaga kredibilitas fiskal tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.<br/> <br/>

Langkah tersebut mencerminkan dilema kebijakan yang dihadapi pemerintah, yakni menjaga disiplin fiskal sekaligus mempertahankan permintaan domestik di tengah tekanan eksternal dari lonjakan harga komoditas.<br/> <br/>

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) juga terus menjaga stabilitas pasar keuangan. Dalam lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) terbaru, bank sentral menyerap likuiditas sebesar Rp5,5 triliun. Nilai tersebut turun sekitar 69 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp18 triliun.<br/> <br/>

Total penawaran dalam lelang tercatat Rp16,2 triliun, dengan minat investor terbesar pada tenor 12 bulan yang mencapai Rp2,1 triliun.<br/> <br/>

Permintaan yang lebih terbatas terjadi bersamaan dengan kenaikan imbal hasil sekitar 10 hingga 20 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata imbal hasil tertimbang tercatat sebesar 5,1 persen untuk tenor enam bulan, serta 5,2 persen untuk tenor sembilan bulan dan 12 bulan.<br/> <br/>

Kondisi tersebut menunjukkan BI tetap menjalankan strategi penyerapan likuiditas secara bertahap untuk menjaga stabilitas pasar uang, sekaligus mempertahankan daya tarik SRBI sebagai instrumen penempatan dana jangka pendek.<br/> <br/>

Secara keseluruhan, sinyal dari pasar global masih beragam. Indeks dolar AS tercatat hanya naik sekitar 0,7 persen sejak awal tahun. Sementara itu, harga emas turun sekitar 2,3 persen dalam sepekan terakhir, meskipun masih mencatat kenaikan hampir 19 persen secara tahunan.<br/> <br/>

Situasi ini membuat pasar berada di antara dua tekanan utama. Di satu sisi, kenaikan harga minyak meningkatkan risiko inflasi yang dapat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Namun di sisi lain, meningkatnya ketegangan geopolitik berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi global yang pada akhirnya dapat mendorong bank sentral melonggarkan kebijakan moneternya.<br/> <br/>

“Secara domestik, kami melihat Bank Indonesia masih akan memprioritaskan stabilitas jangka pendek. Dengan kondisi tersebut, ruang penurunan suku bunga kebijakan pada 2026 diperkirakan masih terbatas, meskipun perkembangan geopolitik dan kondisi keuangan global tetap menjadi faktor yang akan terus dipantau,” ujar Jessica. <br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong> <div>(SAW)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Newcastle Kehilangan Guimaraes, Dampak Besar pada Identitas dan Strategi Tim

➡️ Baca Juga: Nuon Mendorong Pertumbuhan Ekosistem Digital Lifestyle untuk Memanfaatkan Potensi Pasar Nasional

Related Articles

Back to top button