Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Nilai Fisika Menentukan SKB STMKG 2026: Ketentuan dan Kuota Formasi Terkini

Jakarta – Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) membuka kesempatan bagi calon taruna baru untuk tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran berlangsung mulai 18 hingga 30 Agustus. Namun, ada satu hal yang menarik perhatian dalam seleksi kali ini: nilai Fisika menjadi faktor penentu yang sangat krusial. Bukan hanya sebagai salah satu mata pelajaran, tetapi nilai Fisika akan menjadi kunci utama dalam menentukan kelulusan, terutama jika terdapat peserta dengan nilai akhir yang sama. Persaingan di tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) diperkirakan akan sangat ketat. Hanya maksimal tiga kali jumlah formasi per program studi yang akan lolos dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk mengikuti SKB, dan kemudian disaring lagi menjadi dua kali formasi untuk tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai pentingnya nilai Fisika dalam SKB untuk PTB STMKG 2026.

Mengapa Fisika Menjadi Penentu Utama?

Menurut Buku Pedoman PTB STMKG 2026, SKB terdiri dari 80 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Rincian dari soal tersebut adalah sebagai berikut: 32 soal Fisika, 28 soal Matematika, dan 20 soal Bahasa Inggris. Setiap jawaban yang benar akan mendapat nilai 5, sedangkan jawaban yang salah tidak akan memberikan nilai (0), tanpa adanya pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Dalam hal ini, nilai Fisika menjadi kriteria utama yang harus diperhatikan. Jika terdapat dua peserta dengan nilai SKB yang sama, maka nilai Fisika mereka akan dibandingkan terlebih dahulu. Jika nilai Fisika juga setara, barulah nilai Matematika yang akan menjadi acuan. Jika kedua nilai tersebut sama, semua peserta dalam peringkat tersebut akan dinyatakan lulus SKB, dengan syarat tidak ada satu pun mata pelajaran yang mendapat nilai 0. Hal ini sangat mencerminkan karakter STMKG sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada sains kebumian, di mana semua program studi yang ditawarkan, yaitu Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG), memiliki Fisika sebagai dasar utama dalam pembelajaran mereka.

Kuota dan Jalur Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026

Pada tahun ini, STMKG membuka penerimaan untuk 130 taruna/taruni baru yang akan tersebar di empat program studi, dengan rincian sebagai berikut:

  • D4 Meteorologi: 50 formasi
  • D4 Instrumentasi-MKG: 30 formasi
  • D4 Klimatologi: 25 formasi
  • D4 Geofisika: 25 formasi

Formasi tersebut akan dibagi menjadi dua jalur: Formasi Nasional sebanyak 60 kuota dan Formasi Afirmasi sebanyak 70 kuota. Jalur afirmasi ini mencakup wilayah Papua bagi Orang Asli Papua (OAP) dan Non-OAP, serta daerah lain seperti Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan beberapa provinsi di Sulawesi dan Kalimantan.

Persyaratan Umum untuk PTB STMKG 2026

Melansir dari unggahan resmi @stmkgofficial, berikut adalah persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon peserta:

  • Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dan dapat berkacamata dengan ketentuan tertentu
  • Usia antara 15 hingga 23 tahun pada 1 November 2026
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
  • Bebas dari narkoba yang dibuktikan melalui tes kesehatan

Selain itu, peserta juga harus memenuhi syarat tinggi badan minimal, yaitu 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, serta bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus pendidikan.

Persyaratan Khusus bagi Peserta Afirmasi

Bagi peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi, terdapat syarat tambahan yang harus dipenuhi:

  • Memiliki akta kelahiran atau dokumen domisili yang sesuai dengan identitas di provinsi yang ditentukan
  • Telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SD, SMP, atau SMA di provinsi tersebut
  • Peserta Afirmasi Orang Asli Papua (OAP) diwajibkan mendapatkan rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP)

Persyaratan Akademik untuk PTB STMKG 2026

Berikut adalah beberapa persyaratan akademik yang wajib dipenuhi oleh calon peserta:

  • Lulus atau sedang dalam proses lulus dari SMA/MA/SMK atau yang sederajat, untuk semua jurusan
  • Bagi yang lulus tahun 2026 tetapi ijazahnya belum keluar, wajib membawa Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif di Kelas XII

Syarat Diterima sebagai Taruna/Taruni STMKG 2026

Untuk dapat diterima sebagai taruna/taruni STMKG, peserta harus memenuhi seluruh persyaratan umum dan akademik yang telah disebutkan. Selain itu, mereka juga harus:

  • Mempunyai ijazah SMA/MA/SMK atau sederajat
  • Lulus dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai ambang batas dan peringkat yang ditentukan
  • Lulus dari Seleksi Lanjutan yang mencakup SKB, tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara

Tata Cara Pendaftaran PTB STMKG 2026

Pendaftaran untuk PTB STMKG 2026 dilakukan secara online melalui dua portal, yaitu laman resmi PTB STMKG dan portal SSCASN BKN. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 hingga 30 Agustus 2026. Berikut adalah langkah-langkah pendaftarannya:

1. Registrasi Akun dan Pembayaran Awal

Pertama, akses portal pendaftaran STMKG di sini. Buat akun baru dan pilih jenis formasi serta program studi yang diminati. Lengkapi data diri sesuai dokumen resmi hingga sistem menerbitkan Kode Billing pendaftaran awal sebesar Rp75.000. Lakukan pembayaran melalui bank yang ditunjuk dan simpan bukti pembayaran.

2. Pendaftaran dan Unggah Dokumen di Portal SSCASN BKN

Selanjutnya, masuk ke portal SSCASN di sini. Buat akun menggunakan NIK yang terverifikasi, lalu cetak Kartu Informasi Akun. Login ke akun SSCASN, lakukan swafoto, dan pilih STMKG. Isi biodata lengkap dan unggah dokumen persyaratan yang diperlukan.

3. Pembayaran Biaya Ujian CAT BKN

Setelah dinyatakan lulus Seleksi Administrasi, peserta akan menerima kode billing baru untuk pembayaran biaya ujian. Biaya pelaksanaan tes SKD menggunakan CAT BKN adalah Rp100.000, dan peserta yang lolos ke SKB juga akan dikenakan biaya yang sama. Pastikan untuk mengunduh dan mencetak Kartu Ujian setelah pembayaran terkonfirmasi.

Jadwal Seleksi PTB STMKG 2026

Calon peserta diharapkan untuk mencatat tanggal-tanggal penting dalam proses seleksi tahun ini:

  • Masa Pendaftaran dan Pembayaran Seleksi Administrasi: 18-30 Agustus 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 2-3 September 2026
  • Tes SKD: 22 September – 7 Oktober 2026
  • Pengumuman Hasil SKD: 1-13 Oktober 2026
  • Pengumuman Final PTB STMKG 2026: 18-19 November 2026

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran STMKG tahun 2026, dapat diakses melalui tautan resmi yang tersedia.

➡️ Baca Juga: Cat Spider Tampilkan Warna Nusantara pada IMX 2026 di Prambanan

➡️ Baca Juga: Chelsea Berjuang Gigih untuk Taklukkan Perlawanan Wrexham di Piala FA

Related Articles

Back to top button