Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Cerita Mendikdasmen Abdul Mu’ti Beli Dasi di Sarinah: Bantu Orang Dikira Petugas Mal

<div>

Jakarta: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyoroti budaya tolong-menolong di tempat umum yang masih minim terjadi. Hal ini ia alama sendiri.<br/> <br/>

Muti menilai masyarakat Indonesia masih kurang peka dalam memberikan <a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/nN9OxO5k-88-kesuksesan-anak-bergantung-pada-karakter”>bantuan</a> sederhana di tempat umum. Misalnya di pusat perbelanjaan seperti mal. <br/> <br/>

“Kita ini misalnya kurang malah budaya <em>give way</em> atau memberi jalan,” cerita Mu’ti saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026. <br/><br/>

Pengalaman itu terjadi saat dia pergi ke Mal Sarinah, Jakarta untuk membeli dasi. Saat itu, ia mengaku ada acara mendadak sehingga harus segera membeli dasi. <br/> <br/>

“Jadi waktu masuk ke Sarinah itu, saya pegang pintu. Kebiasaan saya itu, saat pegang pintu juga memberikan bantuan untuk orang lain untuk lewat,” tutur dia.<br/> <br/>

Namun, pada peristiwa tersebut, tak ada orang lain yang ingin bergantian memegang pintu. Sehingga, ia harus terus-terusan memegang pintu tersebut. <br/>

<div>

<p><strong>Baca Juga :</strong></p>

<h3><a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/zNAdMAZK-7-kebiasaan-hebat-anak-dan-gentle-parenting-formula-rahasia-orang-tua-modern”>7 Kebiasaan Hebat Anak dan Gentle Parenting, Formula Rahasia Orang Tua Modern</a></h3>

</div>

<br/>

“Tidak ada satu pun juga yang bilang terima kasih, yang mau pegang ulang pintu itu. Atau memang dia (orang yang lewat) mengira saya petugas. Akhirnya sampai orang ke-15 saya lepas karena sudah terlalu lama,” kenang dia.<br/> <br/>

Dari pengalaman itu, ia melihat budaya membantu orang dalam hal ini memberikan jalan belum dimiliki orang Indonesia. Hal ini berbeda dengan yang ditemuinya di berbagai negara. <br/> <br/>

“Paling tidak yang di belakang bilang terima kasih dan memegang pintunya dan belakangnya lagi begitu ya,” tutur dia. <br/> <br/>

Mu’ti berharap budaya-budaya sederhana seperti itu bisa berkembang di Indonesia. Sebab, budaya baik sekecil apa pun bisa terus tumbuh menjadi <a href=”https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/RkjrdoWk-siswa-sd-diharapkan-tumbuh-berkarakter-dan-saling-berdampak”>budaya</a> baik yang lebih besar.<br/> <br/>

“Sampai nanti bertanggung jawab misalnya membereskan tempat makan, buang sampah dipilah, dan sebagainya,” ujar dia.<br/>

<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong><div>(REN)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Mendikdasmen Ajak Siswa dan Guru Hemat Energi dengan Jalan Kaki ke Sekolah

➡️ Baca Juga: Nikmati Liburan ke Badui dengan Naik Bus Hanya Rp1 Cukup Scan QRIS Sekarang!

Related Articles

Back to top button