Rocky Gerung Bergabung dengan Lingkar Istana, BEM SI Jabar Tanyakan Konsistensi Sikap Kritisnya

Pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) telah menimbulkan reaksi yang cukup mengecewakan di kalangan mahasiswa. Figur yang selama ini dikenal dengan sikap kritisnya terhadap pemerintah ini, tiba-tiba mengambil langkah yang dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip keberaniannya. Hal ini menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang, terutama mahasiswa yang selama ini terinspirasi oleh pandangannya.
Reaksi Mahasiswa Terhadap Pelantikan Rocky Gerung
Koordinator BEM SI Kerakyatan Wilayah Jawa Barat, Sanditya Saputra, menyatakan bahwa keputusan Rocky untuk bergabung dengan Wantimpres adalah hal yang disayangkan. Selama ini, Rocky Gerung telah menjadi salah satu sosok yang memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk berani mengungkapkan kritik terhadap kekuasaan. Keberaniannya dalam menyuarakan pendapat telah membuatnya menjadi teladan bagi banyak orang.
“Kami merasa kecewa. Rocky adalah sosok yang selama ini memberi inspirasi bagi mahasiswa melalui sikap kritisnya terhadap pemerintah,” ungkap Sanditya dalam sebuah aksi unjuk rasa yang berlangsung di persimpangan Jalan Dago-Cikapayang, Bandung, pada 12 Oktober 2026.
Kritik Terhadap Pemerintahan Sebelumnya
Kekecewaan yang dirasakan mahasiswa tidak terlepas dari pernyataan-pernyataan Rocky yang pernah mengkritik Presiden Prabowo Subianto. Sanditya menyoroti bagaimana Rocky pernah melontarkan kritik pedas kepada Prabowo, bahkan sampai menyebutnya dengan istilah yang sangat keras. Sekarang, setelah bergabung dengan Wantimpres, para mahasiswa mempertanyakan konsistensi sikap kritisnya.
Keputusan Rocky Gerung dan Tanda Tanya Besar
Keputusan Rocky untuk bergabung dengan Wantimpres menimbulkan banyak tanda tanya di kalangan mahasiswa. Sanditya mengakui bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami alasan di balik keputusan tersebut. “Kami, yang berada di Jabar, merasa ini sangat disayangkan. Bung Rocky akhirnya dilantik juga,” kata Sanditya.
Harapan Mahasiswa Terhadap Rocky
Meskipun ada kekecewaan, BEM SI Jawa Barat tidak sepenuhnya menutup harapan terhadap Rocky. Sanditya menyatakan bahwa mereka masih ingin memberikan kesempatan untuk melihat peran Rocky setelah bergabung dengan lembaga penasihat presiden tersebut. Ada harapan bahwa Rocky tetap bisa menjadi suara kritis meski kini berada dalam posisi yang berbeda.
Perubahan Sikap Rocky yang Menarik Perhatian
Sikap Rocky dalam beberapa waktu terakhir, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi perhatian tersendiri. Menurut Sanditya, pandangan Rocky mengenai program tersebut terkesan tidak konsisten jika dibandingkan dengan sikap kritisnya sebelumnya.
“Kami berusaha percaya terlebih dahulu, karena ini baru beberapa hari. Namun, pernyataan-pernyataannya tentang MBG terasa janggal. Sebelumnya, dia sangat kritis mengenai program tersebut,” jelasnya.
Pentingnya Mempertahankan Sikap Kritis
Mahasiswa meyakini bahwa sikap kritis sangat penting dalam dunia demokrasi. Rocky, sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar, diharapkan dapat terus mempertahankan keberaniannya dalam menyuarakan pendapat, meskipun kini berada dalam struktur pemerintahan. Sikap kritisnya yang selama ini menjadi pendorong bagi mahasiswa tidak seharusnya hilang hanya karena posisi yang baru.
Peran Rocky dalam Lingkar Istana
Dengan bergabungnya Rocky dalam Wantimpres, ada harapan bahwa ia dapat membawa perspektif kritis ke dalam diskusi kebijakan. Banyak yang beranggapan bahwa keberadaan Rocky di dalam lingkaran istana bisa memberikan warna baru dalam pengambilan keputusan pemerintah.
Namun, mahasiswa tetap ingin melihat bagaimana Rocky akan menjalankan perannya dan apakah ia akan tetap konsisten dengan nilai-nilai yang selama ini dianutnya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa suara rakyat tetap didengar di tengah tatanan pemerintahan yang ada.
Dampak Terhadap Mahasiswa dan Aktivis
Langkah Rocky untuk bergabung dengan Wantimpres tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga pada mahasiswa dan aktivis. Mereka merasa perlu untuk tetap kritis dan tidak terpengaruh oleh posisi yang diambil oleh figur-figur yang sebelumnya mereka anggap sebagai panutan.
Dalam konteks ini, mahasiswa diharapkan tetap menjaga semangat perjuangan mereka untuk keadilan dan transparansi, terlepas dari perubahan yang terjadi di dunia politik.
Menunggu Tindakan Nyata dari Rocky
Mahasiswa berharap agar Rocky dapat segera menunjukkan tindakan nyata setelah bergabung dengan Wantimpres. Banyak yang menunggu untuk melihat apakah ia akan tetap mengeluarkan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kepentingan rakyat.
“Kami akan terus memantau bagaimana Rocky berperan dalam Wantimpres. Harapan kami adalah dia tetap menjadi suara kritis bagi mahasiswa dan rakyat,” tambah Sanditya.
Komitmen Untuk Mempertahankan Integritas
Integritas adalah salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh mahasiswa. Mereka berharap agar Rocky dapat mempertahankan integritasnya, meskipun kini berada dalam posisi yang lebih formal. Komitmen untuk tetap kritis dan berbicara atas nama rakyat harus tetap dipegang teguh.
Kesimpulan Akhir: Harapan di Tengah Ketidakpastian
Di tengah ketidakpastian, harapan akan tetap ada. Rocky Gerung, dengan semua pengalamannya, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam lingkaran pemerintahan. Mahasiswa akan terus mengawasi dan mendukung setiap langkahnya, selama ia tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang telah mengantarkannya hingga saat ini.
Dengan demikian, perjalanan Rocky dalam Wantimpres akan menjadi salah satu bab penting dalam sejarah interaksi antara mahasiswa dan pemerintah. Semua pihak berharap bahwa langkah ini tidak mengubah sikap kritis yang selama ini menjadi ciri khas Rocky Gerung.
➡️ Baca Juga: Klasemen Super League Terbaru: Persib Memimpin dengan 65 Poin, Borneo dan Persija Mencari Peluang
➡️ Baca Juga: Kapolri Umumkan Penangkapan Pelaku Pembakaran Hutan dalam Kabar Terbaru Karhutla



