Arus Mudik Lebaran 2026: Baharkam Polri Siapkan Ambulans Udara di Wilayah Jawa
Lebaran 2026 akan segera tiba, dan seperti biasa, arus mudik akan menjadi fenomena tahunan yang tak terhindarkan. Bagi jutaan masyarakat Indonesia, mudik adalah tradisi sakral yang harus dilakukan. Namun, perjalanan panjang ini tidak selalu berjalan lancar. Kecelakaan, penumpukan kendaraan, dan masalah kesehatan seringkali mewarnai perjalanan mudik. Namun, tahun ini, Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri berkomitmen untuk memberikan pengalaman mudik yang berbeda. Bagaimana caranya? Mereka menyiapkan dua unit ambulans udara di wilayah Pulau Jawa untuk merespons secara cepat jika terjadi insiden medis selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Ambulans Udara untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol. Karyoto, menjelaskan bahwa dua unit ambulans udara telah disiapkan khusus untuk menghadapi potensi insiden selama arus mudik. Meski saat ini baru ditempatkan di Pulau Jawa, namun ini menjadi langkah awal dalam upaya Polri memberikan layanan pengamanan dan respon medis yang lebih optimal bagi masyarakat.
Menurut Karyoto, ambulans udara ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang digelar oleh Korps Kepolisian Perairan dan Udara Baharkam Polri. Dengan adanya ambulans udara ini, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik.
Spesifikasi Ambulans Udara
Beberapa unit helikopter ambulans udara yang disiapkan Baharkam Polri ini menggunakan helikopter jenis NBO-105 dan NBO-105 P-115. Helikopter ini mampu mengangkut dua korban sekaligus dan dilengkapi dengan standar keselamatan penerbangan serta peralatan medis udara untuk menangani kondisi darurat selama perjalanan mudik.
Penempatan Ambulans Udara
Karyoto menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, ambulans udara ini akan standby di Rest Area Kalikangkung, Semarang, dan Rest Area KM 29, Jakarta-Cikampek. Selain itu, Korpolairud Baharkam Polri juga menyiapkan enam helikopter dan satu pesawat udara lainnya yang ditempatkan di Mako Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri.
Pengamanan di Wilayah Perairan
Selain udara, Baharkam Polri juga tidak lupa mengamankan wilayah perairan. Mereka menyiapkan dua kapal patroli yang bersiaga di Pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan Ketapang Gilimanuk. Kapal Gelatik 5016 dan Kapal Bima 7015 siap mengamankan perairan selama arus mudik Lebaran 2026.
Pengamanan di Darat
Di darat, Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri telah menyiapkan 19 unit mobil patroli yang siap beroperasi di Mako Korsabhara. Mereka juga menyiapkan polisi pariwisata dan polisi satwa yang ditugaskan di berbagai tempat keramaian.
Operasi Ketupat 2026
Operasi Ketupat 2026 yang dilakukan Polri tidak hanya melibatkan beberapa unit saja. Total, ada 89.228 personel Polri yang dilibatkan dalam operasi ini untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat yang merayakan Idulfitri 1446 Hijriah.
Operasi ini dilakukan selama 13 hari, mulai dari 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 548 personel Baharkam Polri juga dilibatkan dalam satuan tugas operasi pusat dalam rangka operasi ini.
Seluruh personel yang terlibat akan ditempatkan di lokasi dan tempat strategis di berbagai titik kunci untuk mengoptimalkan pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran. Antara lain di lokasi ibadah, tempat wisata, terminal, stasiun, rest area, bandara, dan pelabuhan.
Itulah sejumlah upaya yang dilakukan oleh Baharkam Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026. Dengan adanya ambulans udara, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik.
➡️ Baca Juga: 5 Pilihan Rice Cooker Mini Hemat Listrik Harga Rp100 Ribuan Terbaik Maret 2026
➡️ Baca Juga: Maliq & D’Essentials Bakal Dirikan Sekolah Musik

