Fariz RM Memilih Menolak Jadi Dewan Pembina Organisasi Ahmad Dhani Karena Alasan Kelelahan

Jakarta – Musisi legendaris Fariz RM telah memberikan penjelasan terkait tawaran dari sejumlah rekan seniman yang tergabung dalam Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) untuk bergabung sebagai anggota Dewan Pembina. Meskipun hadir dalam kongres AKSI yang berlangsung minggu lalu, Fariz mengungkapkan bahwa dirinya belum mengambil keputusan untuk menerima atau menolak tawaran tersebut. Dalam acara tersebut, Ahmad Dhani, selaku ketua Dewan Pembina, mengumumkan Fariz RM, Indra Lesmana, dan Lilo dari Kla Project sebagai bagian dari Dewan Pembina. Namun, Fariz akhirnya memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam struktur organisasi yang dipimpin oleh Piyu dari Padi.
Keputusan Menolak Tawaran
Fariz RM, yang baru saja bebas dari penjara akibat kasus narkoba, mengungkapkan bahwa ia merasa belum pantas untuk mengambil peran tersebut. Dalam keterangannya, ia menyatakan, “Saya diminta untuk jadi Dewan Pembina, tapi saya mempertimbangkan kapasitas saya sendiri, apakah saya pantas? Yang kedua, saya baru saja mendeklarasikan pensiun.” Hal ini menunjukkan bahwa Fariz ingin memastikan keputusannya didasari oleh pertimbangan yang matang dan kesadaran akan situasi dirinya.
Musisi berusia 60 tahun ini menjelaskan bahwa saat ini ia lebih memilih untuk fokus pada pemulihan diri setelah menjalani proses hukum yang berat. “Saya ingin menenangkan diri dan menghindari masalah yang bisa mengganggu ketenangan hidup saya,” ujarnya. Fariz juga menekankan bahwa popularitas sering kali membawa konsekuensi yang rumit, dan ia merasa sudah cukup menghadapi berbagai masalah yang bukan berkaitan dengan musik.
Perselisihan di Dunia Musik
Dalam konteks perselisihan yang terjadi di industri musik, AKSI dan VISI (Vibrasi Suara Indonesia) merupakan dua organisasi yang memiliki pandangan berbeda. AKSI, yang didirikan oleh para pencipta lagu seperti Piyu Padi, Ahmad Dhani, dan Badai, mengusulkan sistem royalti langsung bagi pencipta lagu dari setiap konser yang diadakan penyanyi. Di sisi lain, VISI yang diisi oleh musisi seperti Ariel, Armand Maulana, dan Once Mekel, menolak ide tersebut, menganggap bahwa izin dan royalti langsung tidak diatur dalam Undang-Undang Hak Cipta.
Fariz berharap agar para musisi Indonesia dapat bersatu demi kepentingan bersama. Ia mengungkapkan harapannya kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakilnya Giring Ganesha untuk mempertemukan para musisi dan membantu mereka menyadari pentingnya bekerja sama untuk memajukan musik Indonesia. “Jujurlah dan bersatulah demi musik Indonesia. Jangan memanfaatkan profesi kalian untuk kepentingan pribadi,” tegas Fariz.
Perspektif Fariz RM tentang Izin Pencipta Lagu
Meskipun Fariz mengisyaratkan penolakan untuk bergabung dengan AKSI, ia menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya izin dari pencipta lagu ketika penyanyi ingin membawakan lagu tersebut. Dalam sebuah video klarifikasi sebelumnya, Fariz menegaskan bahwa izin adalah bentuk penghormatan kepada pencipta lagu yang tidak bisa digantikan oleh uang. “Saya meyakini bahwa karya cipta adalah hak mutlak penciptanya,” ujarnya.
Fariz menjelaskan bahwa sebagai seorang pencipta lagu, ia tidak bisa sembarangan mengizinkan lagu-lagunya dibawakan oleh orang lain. “Izin adalah bentuk etika dan rasa hormat kita kepada pencipta lagu. Saya tidak akan pernah menggunakan karya orang lain tanpa meminta izin,” tambahnya. Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap prinsip-prinsip yang mendasari industri musik dan penghargaan terhadap karya sesama musisi.
Etika dalam Berkarya
Fariz RM menekankan bahwa izin bukan hanya sekadar formalitas, melainkan juga mencerminkan etika dan rasa saling menghormati antar musisi. Ia percaya bahwa hubungan antar sesama musisi harus dibangun di atas dasar saling menghormati karya satu sama lain. “Hidup bangsa yang sukses berlandaskan pada rasa hormat,” katanya.
- Izin adalah bentuk penghormatan kepada pencipta lagu.
- Setiap pencipta lagu memiliki hak mutlak atas karyanya.
- Etika dalam berkarya sangat penting untuk menjaga hubungan antar musisi.
- Penghormatan terhadap karya orang lain adalah hal yang fundamental.
- Musisi harus bersatu untuk memajukan industri musik Indonesia.
Menghadapi Tantangan di Industri Musik
Fariz RM juga mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi musisi saat ini semakin kompleks. Dengan banyaknya masalah yang bukan terkait dengan aspek musikal, ia merasa semakin enggan untuk terlibat lebih jauh dalam konflik yang ada. “Saya sudah malas dengan berbagai persoalan yang muncul di luar musik,” tuturnya. Hal ini menunjukkan betapa beratnya beban yang harus ditanggung seorang musisi, terutama yang sudah berpengalaman seperti Fariz.
Fariz berharap agar generasi musisi muda dapat lebih bijaksana dalam menyikapi permasalahan dalam industri. Ia percaya bahwa kolaborasi dan rasa saling menghormati dapat menjadi kunci untuk mengatasi konflik yang ada. “Bersatulah dan fokus pada perjuangan untuk musik Indonesia, tanpa ada kepentingan pribadi,” ujarnya dengan penuh harapan.
Peran Organisasi dalam Memajukan Musik
Fariz juga menyoroti pentingnya peran organisasi seperti AKSI dalam memajukan kepentingan musisi. Ia mendorong para musisi untuk aktif berpartisipasi dalam organisasi demi mencapai tujuan bersama. “Semua yang kita lakukan haruslah untuk menyelamatkan musik Indonesia. Jangan biarkan kepentingan pribadi menghalangi tujuan kita,” imbuhnya.
Dengan harapan untuk melihat industri musik yang lebih baik, Fariz mengajak semua musisi untuk introspeksi diri dan bertanya tentang niat mereka dalam berkarya. “Tanya hati kalian, apakah kalian benar-benar berjuang untuk musik Indonesia?” ungkapnya. Ini adalah seruan untuk kembali pada esensi dari seni musik itu sendiri, yang seharusnya diutamakan di atas kepentingan individu.
Menjaga Integritas dan Kualitas Karya
Dalam dunia yang semakin kompetitif, menjaga integritas karya menjadi hal yang sangat penting. Fariz RM menekankan bahwa setiap musisi harus bertanggung jawab terhadap karya yang mereka ciptakan. “Kualitas karya adalah segalanya. Jangan pernah mengorbankan integritas demi popularitas,” ujarnya. Ini adalah pandangan yang sangat relevan di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi oleh para musisi saat ini.
Fariz berharap agar para musisi dapat terus berkarya dengan semangat yang tinggi dan tetap berpegang pada nilai-nilai yang benar. “Kita harus terus berjuang untuk musik yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. Dengan semangat dan dedikasi, Fariz RM tetap menjadi sosok yang inspiratif bagi banyak musisi di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Lenovo Legion Pro 5i 16IAX10: Solusi Cepat Laptop Gaming AI untuk Penggunaan Gaming dan Kreator Konten
➡️ Baca Juga: Ekspor Rp111 Triliun Perlu Dibarengi Hirilisasi Sektor Sawit dan Kopi untuk Optimalisasi



