slot depo 10k slot depo 10k
Teknologi

Snapdragon X2 Elite Extreme Meluncur, Tapi Benchmarknya…

<div>

Jakarta: Qualcomm baru saja memperkenalkan chipset laptop terbaru Snapdragon X2 Elite Extreme, yang digadang-gadang membawa peningkatan performa besar untuk perangkat Windows berbasis ARM. <br/> <br/>

Namun hasil benchmark awal menunjukkan performanya masih berada di bawah chipset terbaru Apple, yaitu M5 Pro dan M5 Max yang digunakan pada laptop MacBook generasi terbaru.<br/> <br/>

Dikutip dari laporan WCCF Tech, Snapdragon X2 Elite Extreme hadir dengan CPU 18 core berbasis Oryon generasi ketiga, yang dikembangkan langsung oleh Qualcomm untuk meningkatkan performa laptop Windows berbasis ARM.<br/><br/>

Peningkatan ini membuat chipset tersebut mencatat hasil benchmark yang cukup tinggi dibanding generasi sebelumnya. Dalam pengujian Geekbench 6 pada laptop Asus Zenbook 16, Snapdragon X2 Elite Extreme memperoleh skor:<br/> <br/>

-Single-core: 4.033<br/>

-Multi-core: 23.198<br/> <br/>

Skor ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan chipset Snapdragon X Elite generasi sebelumnya.<br/>

<h2>Apple M5 Pro dan M5 Max Masih Lebih Cepat</h2>

Meski mengalami peningkatan besar, hasil benchmark menunjukkan bahwa chipset Apple masih memimpin.<br/> <br/>

Pada pengujian Geekbench 6 yang sama, Apple M5 Pro dan M5 Max mencatat performa lebih tinggi baik pada pengujian single-core maupun multi-core.<br/> <br/>

Berikut perbandingan skor benchmarknya:<br/> <br/>

<strong>Snapdragon X2 Elite Extreme (18-core CPU)</strong><br/>

-Single-core: 4.033<br/>

-Multi-core: 23.198<br/> <br/>

<strong>Apple M5 Pro (18-core CPU)</strong><br/>

-Single-core: 4.242<br/>

-Multi-core: 28.111<br/> <br/>

<strong>Apple M5 Max (18-core CPU)</strong><br/>

-Single-core: 4.268<br/>

-Multi-core: 29.233<br/> <br/>

Dari hasil tersebut, M5 Pro dan M5 Max memiliki keunggulan hingga sekitar 26 persen pada pengujian multi-core.<br/> <br/>

Menariknya, bahkan chipset Apple M4 Max, yang merupakan generasi sebelumnya, masih mampu mencatat skor lebih tinggi dari Snapdragon X2 Elite Extreme pada pengujian multi-core.<br/> <br/>

Benchmark sering digunakan sebagai acuan awal untuk melihat kemampuan performa sebuah chipset. Dalam kasus ini, skor Geekbench menunjukkan bahwa Apple masih memimpin dalam pengembangan chipset laptop berbasis ARM.<br/> <br/>

Namun perlu dicatat bahwa Qualcomm baru beberapa generasi mengembangkan CPU custom Oryon untuk laptop, sementara Apple telah mengembangkan Apple Silicon selama beberapa tahun.<br/> <br/>

Karena itu, Snapdragon X2 Elite Extreme tetap menjadi langkah penting bagi Qualcomm untuk memperkuat ekosistem Windows on ARM yang kini mulai berkembang di pasar laptop premium.<br/>

<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di

<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&amp;oc=3&amp;hl=id&amp;gl=ID\”>

<div>

<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>

</div>

<div>

Google News

</div>

</a></strong><div>(MMI)</div> </div>

➡️ Baca Juga: Empat Bintang Macan Kemayoran Siap Perkuat Timnas Indonesia Hadapi St. Kitts dan Nevis

➡️ Baca Juga: Panduan Terpercaya Memilih Sanitary Valve Berkualitas Arita untuk Maju Bisnis Anda

Related Articles

Back to top button