Dishub DIY Catat Peningkatan Kendaraan Masuk Yogyakarta Melalui Tol Prambanan Menjelang Mudik Lebaran

Menjelang mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kendaraan yang memasuki Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan. Fenomena ini menunjukkan bahwa arus mudik sudah mulai terasa, dan persiapan untuk menghadapinya menjadi sangat penting.
Peningkatan Volume Kendaraan Menuju Yogyakarta
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo, mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir, volume kendaraan yang melintas menuju Yogyakarta telah menunjukkan tren naik. Hal ini menjadi indikasi awal dari tingginya mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.
“Kami mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Yogyakarta dari Gerbang Tol Prambanan,” kata Rizki dalam wawancaranya pada 14 Maret. Data menunjukkan bahwa pada 13 Maret 2026, sebanyak 5.269 kendaraan telah memasuki wilayah Yogyakarta melalui jalur tol tersebut.
Rizki juga menambahkan, “Pada hari ini, hingga pukul 20.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk sudah mencapai 6.778 unit.” Ini menunjukkan tren yang terus meningkat, dan hal ini sejalan dengan prediksi adanya lonjakan arus mudik menjelang hari raya.
Waktu Puncak Arus Lalu Lintas
Pemantauan Dishub DIY menunjukkan bahwa peningkatan arus kendaraan paling signifikan terjadi pada sore hari, terutama antara pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Rentang waktu ini adalah saat di mana banyak pemudik mulai melakukan perjalanan menuju Yogyakarta setelah menyelesaikan aktivitas harian mereka.
Estimasi Puncak Arus Mudik
Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, memperkirakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah DIY diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 18 hingga 19 Maret. Menurutnya, antisipasi terhadap pergerakan pemudik sangat penting agar segala sesuatunya berjalan lancar.
“Untuk arus balik, kami memperkirakan akan terjadi pada tanggal 23 hingga 24 Maret, dan bisa juga terjadi pada 28 hingga 29 Maret,” lanjut Erni. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai merencanakan perjalanan mereka jauh-jauh hari.
Peningkatan Moda Transportasi Lainnya
Selain itu, Erni juga mencatat bahwa pergerakan pemudik melalui moda transportasi udara dan kereta api mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasa. “Kedua moda transportasi tersebut sudah mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan, sejalan dengan meningkatnya jumlah pemudik yang berencana pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
Pemantauan dan Persiapan Dishub DIY
Dishub DIY telah melakukan berbagai langkah untuk memantau arus mudik melalui sejumlah simpul transportasi, termasuk terminal, stasiun, bandara, serta jalur utama yang mengarah ke Yogyakarta. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
“Kami telah menyiapkan pemantauan kondisi lalu lintas yang didukung oleh teknologi melalui 65 titik Area Traffic Control System (ATCS). Sistem ini memungkinkan kami untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time,” jelas Erni.
Informasi Lalu Lintas Terintegrasi
Untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat, Dishub DIY juga mengoperasikan tiga titik Variable Message Sign (VMS). Alat ini digunakan untuk menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas kepada pemudik secara langsung.
- Pemantauan arus lalu lintas di 65 titik ATCS.
- Operasional tiga titik VMS untuk informasi real-time.
- Antisipasi peningkatan arus mudik pada 18-19 Maret.
- Pergerakan pemudik melalui kereta api dan udara juga meningkat.
- Strategi pemantauan di berbagai simpul transportasi.
Kesimpulan: Menghadapi Mudik Lebaran dengan Siap
Peningkatan kendaraan yang masuk ke Yogyakarta menjelang mudik Lebaran 2026 menunjukkan bahwa tradisi pulang kampung tetap kuat di kalangan masyarakat. Dengan adanya persiapan dan pemantauan yang matang dari Dishub DIY, diharapkan arus mudik dapat berjalan dengan lancar dan aman. Pemudik diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan keselamatan saat berkendara.
➡️ Baca Juga: Temukan 7 Tempat Tahu Gejrot Terbaik di Cirebon yang Wajib Anda Coba dan Nikmati!
➡️ Baca Juga: IHSG Kembali Menguat di Awal Perdagangan: Optimisme Pasar Terjaga?



