Survei Adidaya Institute: Tingkat Kepuasan Terhadap Presiden Prabowo Subianto Mencapai 60,3%

Pada tanggal 15 Oktober 2026, Adidaya Institute mempublikasikan hasil survei nasional yang menyoroti tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam konteks dinamika politik dan ekonomi yang terus berubah, hasil survei ini memberikan gambaran penting mengenai persepsi publik terhadap kepemimpinan saat ini.
Metodologi Survei
Survei ini dilaksanakan secara tatap muka antara tanggal 15 hingga 21 September 2026, melibatkan 1.240 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Dengan margin of error sebesar 2,78 persen, hasil ini diharapkan mencerminkan gambaran yang akurat mengenai kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan.
Tingkat Kepuasan Masyarakat
Hasil survei menunjukkan bahwa sekitar 60,3 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik yang cukup signifikan terhadap kepemimpinan saat ini.
Persepsi Penerima Manfaat Program
Lebih menarik lagi, tingkat kepuasan ini melonjak hingga 90,7 persen di kalangan mereka yang secara langsung menerima manfaat dari 17 program unggulan pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan program-program tersebut dapat meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap pemimpin.
Tanggapan Adidaya Institute
Rahman Toha Budiarto, Direktur Eksekutif Adidaya Institute, menyatakan bahwa meskipun terdapat tekanan dari ekonomi global dan keterbatasan sumber daya, tingkat kepuasan masyarakat masih terbilang tinggi. Ia menegaskan bahwa hasil survei ini menjadi bantahan terhadap tuduhan negatif yang menyatakan adanya penurunan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Tingkat Kepuasan Wakil Presiden dan Kinerja Pemerintahan
Tingkat kepuasan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat sebesar 51,4 persen, sementara kepuasan kumulatif untuk pemerintahan secara keseluruhan berada di angka 55,6 persen. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada dukungan yang cukup baik, masih ada ruang untuk perbaikan.
Tantangan bagi Kabinet Merah Putih
Saat ditanya mengenai profesionalisme Kabinet Merah Putih, 46,5 persen responden merasa bahwa kabinet ini belum bekerja secara optimal. Sebaliknya, 38,5 persen dari mereka menilai bahwa kinerja kabinet sudah baik. Hal ini mengindikasikan adanya tantangan yang harus dihadapi oleh para menteri dalam memenuhi harapan masyarakat.
Indikasi Kinerja Menteri
Rahman Toha Budiarto menyampaikan bahwa hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat secara langsung dapat menilai manfaat dari layanan yang diberikan oleh masing-masing kementerian. Ia menekankan bahwa para menteri perlu berupaya lebih keras untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
Pentingnya Evaluasi Program
Tren hasil survei ini berfungsi sebagai sinyal bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang ada. Rahman menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas layanan serta menghasilkan kebijakan yang nyata dan berpihak kepada rakyat.
Program-program Unggulan yang Dikenal Masyarakat
Dari sisi program, dua inisiatif yang menonjol adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki tingkat pengenalan sebesar 93,4 persen dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mencapai 81,3 persen. Sebanyak 61,6 persen responden juga menyatakan bahwa mereka ingin program MBG dilanjutkan, mengingat manfaat yang signifikan, terutama bagi masyarakat dengan pendapatan antara Rp2–4 juta.
Perbandingan dengan Survei Lain
Ahmad Fadhli, Direktur Politik dan Demokrasi Adidaya Institute, menegaskan bahwa survei yang dilakukan oleh Adidaya Institute lebih representatif dibandingkan survei lembaga lain yang tidak menggunakan metode probability sampling. Ia mempertanyakan validitas hasil survei yang menyatakan penurunan kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo jika respondennya menggunakan metode non-probability sampling.
Kesimpulan dari Hasil Survei
Hasil survei Adidaya Institute memberikan wawasan yang berharga tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dengan angka kepuasan yang relatif tinggi, terutama di kalangan penerima manfaat program, hal ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah masih mendapat pengakuan. Namun, tantangan tetap ada, dan evaluasi mendalam serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi langkah penting untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat di masa mendatang.
➡️ Baca Juga: Lirik Lagu “Mari Menua Bersama” Sebagai Seruan untuk Menjalani Hidup Bersama Hingga Akhir
➡️ Baca Juga: Beckham Putra Siap Hadapi Kekuatan Borneo FC Usai Kemenangan Atas Persik



