Seringai Mengonfirmasi Potensi Dua Gitaris Baru Sebagai Personel Tetap

Jakarta – Band rock berenergi tinggi asal Jakarta, Seringai, akhirnya memberikan informasi terbaru mengenai kemungkinan dua gitaris yang saat ini mendukung penampilan mereka untuk menjadi anggota tetap. Setelah hiatus selama setahun akibat kepergian gitaris mereka, Ricky Siahaan, yang meninggal dunia pada Mei 2025 usai tampil di Gekiko Fest, Jepang, Seringai mengumumkan comeback mereka pada 24 Maret 2026. Kembalinya Seringai ditandai dengan peluncuran album terbaru mereka yang berjudul I V: Anastasis, sebuah rilisan yang sangat dinanti setelah hampir delapan tahun sejak album Seperti Api (2018).
Sebagai langkah awal menjelang perilisan album, Seringai, yang dipimpin oleh Arian13 dan rekan-rekannya, telah merilis dua lagu bertajuk “Sejati” dan “Senarai Feses” beserta video musiknya pada 26 Maret 2026. Album penuh yang terdiri dari 12 lagu ini dijadwalkan akan dirilis secara resmi di berbagai platform musik digital pada 23 April 2026. Medcom.id berkesempatan untuk mendengarkan keseluruhan materi album IV: Anastasis dalam sesi mendengarkan eksklusif bersama media di Menara Kompas, Jakarta Pusat, pada Kamis, 9 April 2026.
Pengenalan Gitaris Baru Seringai
Dalam sesi tersebut, Sammy Bramantyo, salah satu anggota band, mengungkapkan bahwa bagian gitar Seringai kini diperkuat oleh dua wajah lama, yaitu Angga Kusuma dan Darma Respati. Sammy menjelaskan, “Di album IV: Anastasis, semua bagian gitar diisi oleh teman lama kami, Angga Kusuma, yang sebelumnya merupakan gitaris band Taring. Saat ini, ia juga aktif di band Collapse dan Billfold. Jadi, semua trek gitar dalam IV: Anastasis dimainkan oleh Angga.”
Darma Respati, gitaris dari band Negatifa, juga bergabung untuk memperkuat penampilan live mereka. Sammy menambahkan, “Sekarang ada dua format penampilan: Seringai sebagai trio dan Seringai live yang tampil berlima.” Meskipun demikian, keputusan akhir mengenai status Angga dan Darma sebagai anggota resmi Seringai masih belum ditentukan.
Status Anggota Tetap Belum Pasti
Sammy menegaskan bahwa belum ada keputusan final mengenai apakah kedua gitaris ini akan bergabung sebagai anggota permanen Seringai. “Kalau ditanya apakah Darma dan Angga akan menjadi bagian dari Seringai, jawabannya belum bisa dipastikan,” tegas Sammy. Proses adaptasi serta pencarian chemistry di antara mereka menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil keputusan.
“Kami ingin melalui proses perkenalan terlebih dahulu untuk melihat apakah chemistry kami cocok, serta bagaimana kolaborasi dalam penulisan lagu ke depan,” tambahnya. Saat ini, Seringai tampil sebagai band berlima untuk penampilan live, meskipun dalam album IV: Anastasis, Angga menjadi pengisi utama untuk semua bagian gitar.
Perjalanan Karier Seringai
Seringai telah menjadi salah satu band rock paling terkemuka di Indonesia, dikenal dengan gaya musik yang energik dan lirik yang tajam. Sejak dibentuk, band ini telah melalui berbagai perubahan formasi dan tantangan, termasuk kehilangan anggota yang sangat berarti. Ricky Siahaan adalah sosok yang sangat dihormati dalam band ini, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak penggemar dan rekan-rekannya.
Band ini pertama kali mencuri perhatian publik melalui album debut mereka, yang langsung mengantarkan mereka ke puncak popularitas. Seiring berjalannya waktu, Seringai terus berinovasi dan bereksperimen dengan musik mereka, yang terlihat dari setiap rilisan album. Proses kreatif di balik setiap lagu menjadi penanda evolusi musik mereka dan refleksi dari perjalanan yang telah dilalui.
Album Terbaru: I V: Anastasis
Album I V: Anastasis merupakan langkah signifikan bagi Seringai, menandai kembalinya mereka setelah jeda panjang. Album ini diharapkan dapat menyuguhkan nuansa baru yang tetap mempertahankan keunikan musik Seringai. Dengan total 12 trek, album ini menjanjikan pengalaman mendengarkan yang mendalam bagi penggemar setia mereka.
- Pengantar dengan dua lagu baru “Sejati” dan “Senarai Feses”
- Pengisian gitar oleh Angga Kusuma dan Darma Respati
- Perilisan album pada 23 April 2026
- Kembali ke panggung setelah hiatus
- Proses adaptasi dan pencarian chemistry dengan gitaris baru
Harapan dan Tantangan Baru
Dengan bergabungnya Angga dan Darma, Seringai berharap dapat membawa warna baru dalam musik mereka. Namun, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Menciptakan harmoni di antara anggota baru dan lama adalah hal yang krusial untuk menjaga keutuhan band. Sammy menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan ini.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota, baik yang baru maupun yang sudah lama, merasa nyaman dan dapat berkontribusi secara maksimal,” ujar Sammy. Ini adalah langkah yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada aspek emosional dan relasional antar anggota.
Proses Kreatif Seringai
Proses kreatif dalam menulis lagu merupakan bagian integral dari keberhasilan Seringai. Mereka dikenal dengan lirik yang menggugah pemikiran dan melodi yang menggetarkan. Dengan kehadiran gitaris baru, mereka berharap dapat mengeksplorasi ide-ide baru dan menciptakan lagu yang lebih kaya.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap lagu yang kami ciptakan mencerminkan pengalaman dan perjalanan yang telah kami lalui,” jelas Sammy. Ini mencakup pengolahan emosi dan pengalaman yang relevan dengan pendengar, menjadikan musik mereka tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga medium untuk berbagi cerita.
Kesimpulan Sementara
Seringai berada di ambang babak baru dalam sejarah mereka dengan kehadiran dua gitaris baru. Meski status Angga dan Darma sebagai anggota tetap masih dalam proses pertimbangan, semangat dan energi baru yang mereka bawa memberi harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi band ini. Dengan album IV: Anastasis yang akan datang, Seringai siap mempersembahkan karya-karya yang tak hanya menggugah semangat, tetapi juga menyentuh hati para pendengar.
➡️ Baca Juga: DPR dan Golkar Diskusikan Syarat TOEFL LPDP untuk Tingkatkan Akses Beasiswa Inklusif
➡️ Baca Juga: Perajin Jepara Siap Produksi 226 Ribu Gelang Haji Menyambut Musim Haji 2026




