Penataan Kawasan Kebon Kacang Setelah Penertiban Bangunan Liar

— Paragraf 1 —

Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Pusat menata kawasan lingkungan di Jalan Kebon Kacang 30 setelah dilakukan pembersihan dan penertiban dari bangunan liar yang ada di bantaran kali.

— Paragraf 2 —

“Kami ingin yang berkaitan dengan sarana-prasarana itu betul-betul digunakan untuk prasarana umum. Bukan untuk berdagang dan sejenisnya,” kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin di Jakarta, Rabu.

— Paragraf 3 —

Ia mengatakan, setelah dilakukan pembersihan dari bangunan liar selanjutnya kawasan tersebut akan dikembalikan fungsinya untuk pejalan kaki dan juga taman sehingga wilayah itu menjadi lebih tertata serta rapi.

— Paragraf 4 —

Arifin memaparkan, penataan akan dilakukan secara terus-menerus dan bertahap mulai dari pembersihan bangunan liar dan selanjutnya kali yang mengalami pendangkalan akan dilakukan pengerukan lumpur oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA).

— Paragraf 5 —

“Kami per indah dan percantik jalan yang ada di Jalan Kebon Kacang 30 ini. Karena memang salah satu akses jalan alternatif,” ujarnya.

— Paragraf 6 —

Selain itu juga ada penataan pohon dan turap agar lebih terlihat rapi dan indah serta dilakukan pembangunan pedestrian serta taman.

— Paragraf 7 —

Arifin juga mengajak semua pihak yang ada di kawasan Kebon Kacang dan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada, baik itu RT, RW, LMK, FKDM, PKK dan sebagainya untuk ikut serta membantu serta mendukung terciptanya lingkungan yang tertata dengan baik.

— Paragraf 8 —

Penataan di lingkungan di wilayah Jalan Kebon Kacang ini pun disambut baik para pengguna jalan. Seorang karyawan di wilayah tersebut Iyus mengaku senang adanya penataan kawasan Jalan Kebon Kacang

— Paragraf 9 —

Menurut dia, dengan adanya kegiatan ini wilayah tersebut menjadi lebih tertata dan bisa lancar dilalui kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat.

— Paragraf 10 —

“Menurut saya bagus rencana penataan jalan ini karena bisa dilihat sekarang bisa dilalui mobil, sebelumnya pasti macet bahkan pejalan kaki pun susah untuk melintas kalau sekarang sudah agak bersih,” katanya.

➡️ Baca Juga: Karina Icha Berani Meninggalkan Zona Nyaman untuk Perkembangan Karir Seninya

➡️ Baca Juga: Strategi KKP Meningkatkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Hingga 2026: Upaya Efektif untuk Peningkatan Ekonomi Nelayan Indonesia

Exit mobile version