Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang mempersiapkan sebanyak 30 ribu ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di area Jabodetabek pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhammad Riadi, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut khusus disiapkan untuk memenuhi permintaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Awalnya, rencana pengiriman hanya mencakup 21 ribu ekor, namun meningkat seiring dengan permintaan yang bertambah, termasuk tambahan 9 ribu ekor dari Sumbawa.
Pengiriman Sapi Kurban yang Terencana
Riadi menambahkan bahwa pengiriman sapi dilakukan lebih awal oleh para pengusaha ternak menggunakan truk tronton dari berbagai daerah seperti Bima, Lombok, dan Surabaya. Langkah ini diambil untuk menghindari penumpukan di pelabuhan, yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di Pelabuhan Poto Tano dan Pelabuhan Gili Mas. “Kami sudah menjadwalkan pengiriman sapi ini agar tidak terjadi antrean panjang menjelang Idul Adha,” ungkap Riadi.
Regulasi dan Kuota Pengeluaran Sapi
Pemprov NTB telah mengatur pengeluaran sapi berdasarkan keputusan Gubernur NTB yang mengatur kuota pengeluaran sapi dan kerbau pedaging dalam serta luar daerah. Untuk tahun 2026, total kuota pengeluaran sapi pedaging ditetapkan sebanyak 52.517 ekor, sementara untuk kerbau berjumlah 2.550 ekor.
Distribusi Sapi Kurban dari Berbagai Kabupaten
Distribusi sapi kurban ini melibatkan beberapa kabupaten di NTB. Kabupaten Bima menjadi kontributor utama dengan pengiriman 17.500 ekor sapi. Diikuti oleh Kabupaten Sumbawa dengan 17.000 ekor sapi dan Kabupaten Dompu dengan 13.500 ekor sapi. Kota Bima menyuplai 3.317 ekor sapi, sedangkan Sumbawa Barat mengirim 200 ekor sapi.
- Kabupaten Bima: 17.500 ekor
- Kabupaten Sumbawa: 17.000 ekor
- Kabupaten Dompu: 13.500 ekor
- Kota Bima: 3.317 ekor
- Sumbawa Barat: 200 ekor
Kuota Kerbau yang Dialokasikan
Selain sapi, NTB juga mengalokasikan kerbau untuk pengiriman ke daerah lain. Sebanyak 2.550 ekor kerbau siap dikirim, dengan Surabaya menjadi tujuan utama pengiriman, menerima 1.400 ekor. Distribusi kerbau juga mencakup Dompu (300 ekor), Sumbawa (200 ekor), Sumbawa Barat (200 ekor), dan Kabupaten Bima (200 ekor).
Peningkatan Kuota Dibandingkan Tahun Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan kuota tahun lalu, pengeluaran sapi dan kerbau untuk tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tahun lalu, NTB hanya mengeluarkan 49.254 ekor sapi dan 5.580 ekor kerbau. “Peningkatan kuota ini mencerminkan kebutuhan yang terus meningkat di kawasan Jabodetabek,” kata Riadi.
Strategi Pengadaan yang Efektif
Strategi pengadaan sapi kurban ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga untuk menjaga kestabilan harga dan kelancaran distribusi. Dengan pengaturan yang lebih baik, diharapkan tidak akan ada lonjakan harga yang signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Peran Pengusaha Ternak dalam Distribusi Sapi Kurban
Para pengusaha ternak di NTB berperan penting dalam proses ini. Mereka tidak hanya menyuplai sapi dari daerah mereka, tetapi juga memastikan bahwa hewan yang dikirim dalam kondisi sehat. “Kami bekerja sama dengan pengusaha ternak untuk memastikan kualitas sapi yang dikirim,” jelas Riadi.
Persiapan Menjelang Idul Adha
Menjelang Idul Adha, persiapan dan koordinasi antar pihak terkait menjadi sangat penting. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB terus melakukan monitoring terhadap kesehatan sapi dan memastikan semua proses distribusi berjalan lancar. Para peternak juga diimbau untuk menjaga kebersihan dan kesehatan hewan kurban agar memenuhi syarat untuk disembelih.
Informasi Tambahan untuk Masyarakat
Dalam rangka memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, Pemprov NTB juga mengadakan sosialisasi mengenai pemilihan hewan kurban yang baik dan benar. Ini bertujuan agar masyarakat memahami cara memilih sapi kurban yang sehat dan sesuai syarat agama.
- Memeriksa kesehatan hewan
- Memastikan hewan memiliki dokumen resmi
- Menghindari hewan yang cacat
- Memilih hewan dengan umur yang cukup
- Mengetahui asal usul hewan
Pentingnya Kesadaran Berkurban
Pentingnya kesadaran masyarakat akan berkurban tidak hanya terletak pada aspek ibadah, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi. Dengan berkurban, masyarakat dapat berbagi rezeki kepada yang membutuhkan, serta membantu perekonomian lokal.
Kesimpulan dari Persiapan Pemprov NTB
Pemprov NTB berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan sapi kurban di Jabodetabek dengan langkah-langkah yang terencana dan terstruktur. Dengan 30 ribu ekor sapi yang disiapkan, diharapkan distribusi akan berjalan lancar dan memenuhi harapan masyarakat selama Hari Raya Idul Adha. Melalui kerjasama antara pemerintah, pengusaha ternak, dan masyarakat, diharapkan tradisi berkurban dapat berlangsung dengan baik.
➡️ Baca Juga: Selat Hormuz Masih Lumpuh, Potensi Efek Domino Pasar Energi Kian Melebar
➡️ Baca Juga: Satgas PRR Menggunakan Kayu Hanyutan Banjir sebagai Bahan untuk Hunian Berkelanjutan
