Musisi Inggris Cameron Picton Menelusuri Tradisi Hari Nyepi di Bali

Pada bulan Maret 2023, Cameron Picton, mantan basis dari band Black Midi, mengunjungi Bali untuk tampil di Joyland Festival. Dalam sebuah wawancara, Picton mengisahkan pengalaman uniknya selama berada di Pulau Dewata, termasuk momen-momen menarik saat menyaksikan penampilan musisi terkenal, M.I.A. Pengalamannya yang beragam mencerminkan pesona budaya dan tradisi lokal, termasuk rasa ingin tahunya tentang Hari Raya Nyepi, yang merupakan salah satu perayaan paling penting di Bali.
Menikmati Suasana Joyland Festival
Selama festival, Picton merasakan atmosfer yang penuh energi. Ia terpesona saat melihat M.I.A. beraksi di atas panggung, membawakan lagu-lagu yang berisi pesan sosial dan teknologi, seperti lagu-lagu tentang 5G. “Penampilannya luar biasa. Dia juga membawa patung harimau raksasa yang terbuat dari bunga, yang menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya dengan antusias. Momen ini menjadi salah satu highlight dari kunjungannya ke Bali, yang tidak hanya tentang musik, tetapi juga tentang interaksi budaya yang kaya.
Pengalaman di Sacred Monkey Forest Sanctuary
Selain festival musik, Picton juga mengunjungi Sacred Monkey Forest Sanctuary di Ubud. Namun, kunjungannya ke tempat tersebut memberikan pengalaman yang sedikit menegangkan. “Aku berpikir akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi situasinya justru agak menakutkan. Monyet-monyet di sana tampak berperang satu sama lain, dan itu benar-benar baru bagiku,” jelasnya. Keberanian untuk menjelajahi tempat-tempat baru adalah bagian dari pengalaman yang ingin diambilnya saat berkunjung ke Bali.
Memahami Tradisi Hari Nyepi
Menariknya, Picton meninggalkan Bali satu hari sebelum perayaan Hari Nyepi. Awalnya, ia tidak menyadari persiapan yang sedang berlangsung di sekitar festival. Setelah mendengar tentang Nyepi, rasa ingin tahunya muncul. “Kami pergi sehari sebelum Hari Nyepi dan tidak tahu bahwa itu akan terjadi. Saat kami bersiap untuk pergi, banyak orang sedang mempersiapkan perayaan tersebut,” tuturnya. Momen ini membuka matanya tentang pentingnya tradisi dan spiritualitas di Bali.
- Hari Nyepi adalah hari umat Hindu di Bali untuk melakukan refleksi dan meditasi.
- Selama Nyepi, seluruh aktivitas seperti bekerja, bepergian, dan bahkan menyalakan lampu dilarang.
- Hari ini juga dikenal sebagai “Hari Keheningan”, di mana semua orang diminta untuk berdiam diri.
- Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai kedamaian dan introspeksi dalam budaya Bali.
- Persiapan untuk Nyepi meliputi upacara dan pawai yang meriah sebelum hari keheningan dimulai.
Kemungkinan Kembali ke Indonesia
Saat ditanya tentang keinginannya untuk kembali ke Indonesia, Picton menunjukkan ketertarikan yang tinggi. “Tentu saja, aku ingin kembali. Aku ingin tampil di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta. Kami tidak sempat mengunjungi Jakarta saat tur bersama Black Midi, jadi itu akan menjadi pengalaman baru yang menarik,” ungkapnya. Keinginannya untuk kembali mencerminkan rasa cinta yang mendalam terhadap budaya dan keindahan Indonesia.
Perjalanan Musik Bersama My New Band Believe
Selain berbicara tentang pengalamannya, Picton juga menjelaskan tentang proyek terbarunya, My New Band Believe. Band ini merupakan kelanjutan dari perjalanan musiknya setelah Black Midi. “Kami akan merilis album debut pada 10 April mendatang. Album ini sebagian besar akustik, dengan sedikit penggunaan efek elektronik, yang memberikan nuansa yang lebih murni,” jelasnya.
Band ini telah merilis beberapa single, termasuk “Numerology” dan “Love Story”, yang menunjukkan evolusi musik Picton. “Kami berusaha untuk menciptakan sesuatu yang segar dan berbeda. Dengan dukungan para musisi berbakat seperti Kiran Leonard dan Steve Noble, kami ingin membawa pendengar pada perjalanan musikal yang unik dan mendalam,” imbuhnya.
Kesimpulan dari Pengalaman di Bali
Kunjungan Cameron Picton ke Bali memberikan gambaran yang menarik tentang bagaimana seorang musisi internasional dapat merasakan kekayaan budaya lokal. Dari pengalaman menyaksikan festival musik hingga ketertarikan terhadap tradisi Hari Nyepi, Picton menunjukkan bahwa musik dan budaya memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang. Bali, dengan keindahan alam dan tradisi yang kaya, telah meninggalkan kesan mendalam bagi Picton, yang mungkin akan kembali ke pulau ini untuk lebih mengeksplorasi dan memahami keunikan yang ditawarkannya.
➡️ Baca Juga: Strategi Renovasi Rumah Efektif dan Lancar Selama Bulan Ramadan
➡️ Baca Juga: SMK 1 Dwija Jombang Sukses Tembus Provinsi di Lomba Kompetensi Siswa



