Korban Tertimpa Pohon Tumbang di Cadas Pangeran, Jalur Sumedang Terhambat

— Paragraf 1 —
JABAR EKSPRES – Peristiwa pohon tumbang terjadi di jalur Cadas Pangeran, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, dan menelan satu korban.
— Paragraf 2 —
Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf. Agus Hermawan, mengatakan informasi mengenai pohon tumbang diterimanya sekitar pukul 18.10 WIB.
— Paragraf 3 —
“Tadi informasi juga, satu pengendara motor tertimpa. Informasi sementara korban sudah langsung dilarikan ke RSUD,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres di lokasi, Rabu (11/3).
— Paragraf 4 —
Agus menjelaskan, setelah menerima laporan, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, dibantu Satlantas Polres Sumedang serta jajaran Polsek dan Koramil Pamulihan–Sumedang Selatan, langsung meninjau lokasi kejadian.
— Paragraf 5 —
Dari pemeriksaan awal, diketahui pohon yang tumbang berjumlah satu batang dengan ukuran cukup besar.
— Paragraf 6 —
“Tadi yang saya perhatikan satu pohon aren saja yang tumbang], tadi juga diperhatikan gerakan-gerakan tanah, kita observasi,” terangnya.
— Paragraf 7 —
Saat ini, seluruh unsur gabungan masih berupaya mengevakuasi pohon yang tumbang tersebut. Selain itu, mereka terus memantau lokasi guna mencegah terjadinya peristiwa lanjutan dan mengatur kelancaran arus lalu lintas di jalur Cadas Pangeran.
— Paragraf 8 —
Pantauan Jabar Ekspres di lokasi menunjukkan longsoran kecil dan satu pohon aren menutupi sekitar seperempat badan jalan.
— Paragraf 9 —
Sejumlah anggota BPBD Kabupaten Sumedang, dibantu jajaran TNI–Polri, tampak berupaya mengevakuasi pohon tumbang.
— Paragraf 10 —
Pengendara dari arah Sumedang menuju Bandung, maupun sebaliknya, terpaksa dihentikan sementara untuk mempermudah proses evakuasi dan mencegah korban tambahan.
— Paragraf 11 —
Hingga pukul 20.00 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Pencahayaan minim membuat tim evakuasi memaksimalkan penggunaan lampu mobil.
— Paragraf 12 —
Mengenai potensi pohon tumbang maupun tanah longsor di tebing Cadas Pangeran, unsur gabungan berencana melakukan koordinasi untuk menyisir titik-titik rawan.
— Paragraf 13 —
“Nanti dikomunikasikan dengan rekan-rekan, kebetulan wilayahnya ini perbatasan antara Pamulihan dan Sumedang Selatan,” jelas Agus.
— Paragraf 14 —
“Nanti juga dikomunikasikan dengan pihak Perhutani, untuk dilakukan penyisiran daerah-daerah rawan potensi bencana susulan,” lanjutnya.
— Paragraf 15 —
Agus menekankan bahwa penyisiran sangat diperlukan karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Saat panas bisa tiba-tiba turun hujan deras.
— Paragraf 16 —
“Imbauan dari kami, bagi para pengendara yang hendak melintasi jalur mudik [Cadas Pangeran] harus tetap waspada, karena jalur ini rawan longsor dan pohon tumbang,” pungkasnya. (Bas)
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Lawan Kanker, Inspirasi Publik Menurut Raisa




