Halalicious Dukung UMKM Kuliner Halal untuk Perluas Jangkauan dan Peningkatan Penjualan

Jakarta – Halalicious Food Festival 2026 menjadi momen penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner halal untuk meningkatkan visibilitas produk mereka sekaligus mendongkrak penjualan. Acara ini merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, yang bertujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan UMKM dalam sektor kuliner halal.
Peran Halalicious dalam Meningkatkan Penjualan UMKM
Festival ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas. Abi, seorang pengusaha tahu gejrot yang berpartisipasi dalam Halalicious 2026, menargetkan penjualan sebanyak 300 porsi per hari selama lima hari pelaksanaan festival. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pemasaran produk yang sudah menjadi warisan keluarganya sejak tahun 2010.
Branding dan Peningkatan Ekonomi
“Dengan mengikuti festival ini, kita tidak hanya melakukan branding produk, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal,” ujar Abi saat ditemui di lokasi acara. Ia berharap partisipasinya dapat menggerakkan roda ekonomi sambil memperkenalkan produk kulinernya kepada lebih banyak orang.
Keikutsertaan Abi dalam Halalicious tahun ini menjadi pengalaman pertamanya. Ia optimis bahwa festival ini akan membantu memperluas jangkauan promosi serta membuat produknya lebih dikenal di kalangan masyarakat.
Kualitas dan Persaingan di Dunia Kuliner
Usaha tahu gejrot yang dikelola Abi kini memiliki tujuh cabang di Bekasi. Menurutnya, dalam industri kuliner, menjaga kualitas rasa dan pelayanan adalah kunci untuk bersaing. Selain itu, ia juga memanfaatkan platform media sosial sebagai alat untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Media Sosial sebagai Alat Promosi
Abi menggunakan media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk memperkenalkan produknya. Melalui partisipasi dalam festival ini, ia berharap calon konsumen akan lebih mengenal mereknya dan mencari produk tahu gejrotnya setelah acara berakhir.
“Semoga kami bisa berpartisipasi lagi di tahun-tahun mendatang, karena hal ini sangat penting untuk perputaran ekonomi dan branding usaha kami,” tambahnya dengan penuh harapan.
Detail Acara Halalicious 2026
Halalicious 2026 dilaksanakan oleh Bank Indonesia di Jakarta International Convention Centre (JICC), Senayan, pada tanggal 14 hingga 18 Oktober. Acara ini menghadirkan 66 stan kuliner halal yang menawarkan berbagai pilihan makanan, dari kuliner khas Indonesia hingga hidangan Jepang dan Timur Tengah.
Peluang Pendapatan bagi UMKM
Partisipasi dalam festival ini memberikan peluang pendapatan yang signifikan bagi UMKM. Tahun lalu, pelaku usaha yang terlibat berhasil meraih omzet antara Rp30 juta hingga Rp40 juta selama lima hari. Dengan target pengunjung mencapai 20.000 hingga 30.000 orang, potensi pendapatan tahun ini diperkirakan akan meningkat.
- 66 stan kuliner halal yang berpartisipasi
- Peluang untuk memperkenalkan produk ke masyarakat luas
- Beragam pilihan hidangan dari berbagai negara
- Target pengunjung 20.000 hingga 30.000 orang
- Omzet tahun lalu mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta
Inisiatif Khusus: Coffee Corner
Tahun ini, Halalicious juga memperkenalkan Coffee Corner di Hall B, yang menampilkan delapan tenant kopi dari UMKM binaan Bank Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas promosi produk UMKM serta memperkenalkan gaya hidup halal kepada masyarakat.
Dengan berbagai kegiatan dan acara menarik, Halalicious 2026 bukan hanya sekadar festival kuliner, tetapi juga platform penting untuk mendukung UMKM kuliner halal dalam mencapai kesuksesan di pasar yang semakin kompetitif. Pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk membangun brand yang kuat dan meningkatkan penjualan produk mereka.
Melalui dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan pemerintah, UMKM kuliner halal memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, para pelaku usaha dapat menciptakan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sesuai dengan prinsip halal yang digariskan.
➡️ Baca Juga: Ibu Anji Meninggal Dunia Setelah Perawatan Intensif di Rumah Sakit
➡️ Baca Juga: Bapenda Bekasi Tempel 61 Stiker Peringatan Terkait Tunggakan Pajak yang Meningkat




