Maybank Indonesia Tingkatkan Pembiayaan SME dengan Bisnis Syariah sebagai Andalan Utama

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus berupaya mempercepat pertumbuhan di segmen usaha kecil dan menengah (SME) dengan mengedepankan pembiayaan syariah sebagai pilar utama. Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperluas akses keuangan dan mendorong kemajuan sektor SME di Indonesia. Sejak mengimplementasikan strategi Shariah First pada tahun 2014, Maybank Indonesia telah secara berkelanjutan memperkuat lini bisnis syariahnya. Memasuki tahun 2026, penekanan pada segmen syariah kembali ditekankan sebagai tulang punggung layanan bagi nasabah SME.
Pentingnya Pembiayaan SME dalam Perekonomian Indonesia
Pembiayaan usaha kecil dan menengah (SME) memiliki peran yang sangat vital dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini tidak hanya menyerap tenaga kerja yang signifikan tetapi juga berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) negara. Di tengah tantangan yang dihadapi, pembiayaan SME menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Dengan populasi yang besar dan kebutuhan yang beragam, SME menawarkan peluang pertumbuhan yang menarik bagi lembaga keuangan. Pembiayaan yang tepat dapat memberikan stimulus bagi pelaku usaha untuk melakukan inovasi dan ekspansi yang diperlukan. Oleh karena itu, penting bagi institusi perbankan seperti Maybank Indonesia untuk menyediakan produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pelaku SME.
Strategi Shariah First Maybank Indonesia
Salah satu strategi kunci yang diadopsi oleh Maybank Indonesia adalah pendekatan Shariah First. Strategi ini tidak hanya mencerminkan komitmen perusahaan terhadap prinsip syariah, tetapi juga menawarkan alternatif pembiayaan yang lebih adil dan transparan bagi pelaku usaha. Melalui skema seperti Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), Maybank menyediakan solusi pembiayaan yang fokus pada pengadaan aset produktif.
IMBT, sebagai salah satu produk unggulan, memungkinkan pelaku usaha untuk memperoleh fasilitas pembiayaan tanpa harus terjebak dalam beban bunga yang memberatkan. Ini memberikan rasa aman dan kejelasan bagi pelaku usaha, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan sektor SME.
Potensi Pembiayaan Syariah di Indonesia
Potensi industri keuangan syariah di Indonesia sangat besar dan terus berkembang. Menurut Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, dukungan dari jaringan regional Maybank Group dan Maybank Islamic menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan yang kompetitif. Hal ini menciptakan peluang bagi pelaku SME untuk memanfaatkan produk-produk syariah yang sesuai dengan prinsip bisnis mereka.
- Ketersediaan produk yang beragam dan sesuai dengan syariah.
- Transparansi dalam transaksi pembiayaan.
- Peningkatan kepercayaan dari nasabah terhadap lembaga keuangan syariah.
- Dukungan dari jaringan internasional Maybank Group.
- Inisiatif untuk mendorong inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.
Tren Pertumbuhan Pembiayaan SME Maybank Indonesia
Hingga tahun 2025, pembiayaan SME yang dikelola oleh Maybank Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Total outstanding pembiayaan SME diperkirakan mencapai Rp22,32 triliun, dengan kontribusi pembiayaan syariah mengalami peningkatan signifikan dari 14% pada tahun 2020 menjadi 32% pada tahun 2025. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa lebih banyak pelaku usaha yang beralih ke pembiayaan syariah sebagai pilihan utama.
Di tahun yang sama, pertumbuhan pembiayaan syariah mencapai 11,76% secara tahunan, mencerminkan kepercayaan yang semakin meningkat dari nasabah terhadap produk-produk syariah. Hal ini menjadi indikator bahwa strategi yang diambil oleh Maybank Indonesia dalam memposisikan pembiayaan syariah sebagai andalan telah membuahkan hasil yang positif.
Optimalisasi Sinergi melalui Strategi One Maybank
Selain fokus pada penguatan pembiayaan, Maybank Indonesia juga menerapkan strategi One Maybank untuk mengoptimalkan sinergi antar entitas dalam grup. Melalui pendekatan ini, nasabah SME mendapatkan akses yang lebih luas ke berbagai layanan keuangan yang terintegrasi, mulai dari pembiayaan perumahan, kredit kendaraan, layanan payroll, hingga produk bancassurance dan kartu kredit.
Strategi ini menjadikan Maybank Indonesia sebagai mitra yang lebih komprehensif bagi pelaku usaha, memungkinkan mereka untuk mengakses berbagai produk dan layanan yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka. Dengan memberikan kemudahan akses, Maybank turut serta dalam mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.
Inisiatif HERPower untuk Pemberdayaan Usaha Perempuan
Maybank Indonesia juga menjalankan program keberlanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan, salah satunya melalui inisiatif HERPower. Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan pelaku usaha perempuan, memberikan mereka kemudahan akses dalam mendapatkan pembiayaan.
- Pemberian pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha.
- Fasilitas pembiayaan yang khusus dirancang untuk pelaku usaha perempuan.
- Program jaringan dan kolaborasi antar pelaku usaha perempuan.
- Penyediaan informasi dan akses pasar yang lebih baik.
- Promosi produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha perempuan.
Dengan inisiatif ini, Maybank Indonesia berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha perempuan, yang pada akhirnya berkontribusi pada penguatan perekonomian nasional.
Pembangunan Basis Dana Murah (CASA) dalam Segmen SME
Dalam upaya memperkuat struktur likuiditas, Maybank Indonesia juga fokus pada pengembangan basis dana murah (CASA) di segmen SME. Hingga Desember 2025, CASA diperkirakan tumbuh 23,5% secara tahunan, mencapai Rp17,61 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat posisi Maybank di pasar pembiayaan SME.
Dengan memiliki basis dana yang kuat, Maybank dapat menawarkan produk pembiayaan yang lebih kompetitif serta memberikan nilai tambah kepada nasabah. Keberadaan CASA yang solid juga merupakan indikator kesehatan finansial yang baik bagi institusi keuangan.
Strategi Selektif untuk Ekspansi Bisnis SME
Di masa depan, Maybank Indonesia berencana untuk terus melaksanakan ekspansi bisnis SME secara selektif, dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan yang ada. Langkah ini sejalan dengan arah strategis Maybank ROAR30, yang menempatkan perusahaan sebagai mitra finansial utama bagi pelaku usaha.
Dengan fokus pada penyediaan layanan yang relevan, mudah diakses, dan berkelanjutan, Maybank Indonesia berkomitmen untuk menjadi partner yang dapat diandalkan oleh pelaku SME dalam mengembangkan usaha mereka. Melalui pendekatan yang terintegrasi dan inovatif, diharapkan pembiayaan SME dapat semakin memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
➡️ Baca Juga: GSrek Indonesia Jakarta Chapter Menghadirkan Petualangan Menarik di Tahun Sibuk



