happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

slot depo 10k slot depo 10k
Olahraga

Dua Wakil Indonesia Menang di Tenis Meja Asian Games 2026 Hari Ini

Hari ini, tim tenis meja Indonesia mencatatkan sejumlah hasil yang menggembirakan dan mengecewakan di Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya. Dalam enam pertandingan yang diikuti oleh wakil Merah Putih, dua di antaranya berhasil meraih kemenangan, sementara sisanya harus mengakui keunggulan lawan. Dengan kemenangan yang diraih Citra Rasmi dan pasangan ganda putra Affan Pratama/Muhammad Pratama Negara, harapan untuk meraih medali masih ada meski beberapa atlet lainnya terpaksa harus pulang lebih awal.

Citra Rasmi Raih Kemenangan Berharga

Salah satu sorotan positif dari hari ini adalah kemenangan Citra Rasmi di nomor tunggal putri. Citra berhasil mengalahkan wakil Iran, Mahshid Ashtari, dengan skor meyakinkan 4-1 pada babak 64 besar. Kemenangan ini tidak hanya menambah kepercayaan diri Citra, tetapi juga memastikan langkahnya ke babak selanjutnya. Sebelumnya, Citra telah berjuang keras di nomor beregu putri, namun timnya terhenti di fase grup.

Perjalanan Dramatis Almaira Nebuchadnezzar

Di sisi lain, Almaira Nebuchadnezzar mengalami nasib kurang beruntung. Dia harus mengakhiri perjalanannya di nomor tunggal putri setelah kalah tipis 3-4 dari Setayesh Iloukhani dari Iran. Pertandingan tersebut berlangsung sangat ketat, di mana kedua pemain sama-sama menunjukkan permainan yang menawan. Almaira sempat unggul, namun Iloukhani berhasil melakukan comeback epik, membalikkan keadaan dan merebut kemenangan pada gim terakhir.

Keberhasilan Affan Pratama dan Muhammad Pratama Negara

Dari nomor ganda putra, pasangan Affan Pratama dan Muhammad Pratama Negara menunjukkan performa yang sangat solid. Mereka berhasil menundukkan pasangan dari Qatar, Abdullah dan Mohammed Abdulhussein Ahussein, dengan skor 3-0. Kemenangan ini membawa mereka melaju ke babak berikutnya, dan sekali lagi menegaskan bahwa mereka adalah salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan dalam kompetisi ini.

Gusti Syaiful Desrizal dan Muhammad Kahfi Inzaghi Terhenti

Sementara itu, Gusti Syaiful Desrizal dan Muhammad Kahfi Inzaghi harus mengakui keunggulan pasangan asal Korea Utara, Ri Jong Sik dan U Tae Ryong. Dalam pertandingan yang berlangsung, Gusti dan Kahfi tidak mampu berbuat banyak dan kalah telak dengan skor 0-3. Kekalahan ini membuat mereka tersingkir, menyisakan Affan dan Negara sebagai satu-satunya harapan Indonesia di nomor ganda putra.

Kekalahan Pasangan Ganda Campuran

Dua pasangan ganda campuran Indonesia juga harus menghentikan langkah mereka lebih awal. Muhammad Naufal Junindra dan Almaira Nebuchadnezzar, yang sebelumnya mendapatkan bye pada babak pertama, harus berhadapan dengan pasangan Thailand, Phakpoom Sanguansin dan Orawan Sanguansin Paranang. Mereka kalah 0-3, menunjukkan bahwa meskipun mereka memiliki potensi, lawan hari ini lebih unggul.

Affan Pratama dan Cindy Putri Juga Tersingkir

Nasib serupa juga dialami oleh pasangan Affan Pratama dan Cindy Putri. Setelah meraih kemenangan di pertandingan sebelumnya, mereka harus menelan pil pahit dengan kalah 1-3 dari pasangan Korea Selatan, Oh Junsung dan Kim Nayeong. Ini menjadi tamparan bagi mereka, sekaligus menegaskan bahwa persaingan di Asian Games sangat ketat dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal.

Perjuangan Belum Berakhir

Meskipun hari ini diwarnai dengan campuran hasil, perjuangan tim tenis meja Indonesia belum berakhir. Pada tanggal 24 September, dua wakil Indonesia lainnya, Muhammad Naufal Junindra Irawan dan Muhammad Pratama Negara, akan memulai langkah mereka di nomor tunggal putra. Sementara itu, Citra Rasmi dan pasangan ganda putra Affan Pratama/Muhammad Pratama Negara akan melanjutkan perjuangan mereka di babak selanjutnya.

Sistem Skor di Tenis Meja Asian Games 2026

Penting untuk dicatat bahwa format pertandingan tenis meja di Asian Games 2026 mengalami beberapa perubahan. Untuk nomor tunggal, sistem yang digunakan adalah best of 7, di mana pemain harus memenangkan empat gim untuk meraih kemenangan. Di sisi lain, nomor ganda menggunakan format best of 5, yang berarti pasangan perlu memenangkan tiga gim untuk melaju. Setiap gim dimainkan hingga 11 poin, dengan keunggulan minimal dua poin. Jika kedua pemain atau pasangan mencapai 10-10, permainan akan dilanjutkan hingga salah satu pemain unggul dua poin.

Format Pertandingan Beregu

Untuk nomor beregu, satu pertandingan antara tim terdiri dari maksimal lima pertandingan individual. Tim yang pertama kali meraih tiga kemenangan akan dinyatakan sebagai pemenang. Dalam sistem beregu ini, setiap pertandingan individual juga menggunakan format best of 5 gim, yang menambah ketegangan dan strategi dalam setiap pertandingan.

  • Tanggal 23 September: Dua kemenangan untuk Indonesia
  • Citra Rasmi maju ke babak berikutnya
  • Affan Pratama/Muhammad Pratama Negara lolos ke babak lanjutan
  • Almaira Nebuchadnezzar dan pasangan ganda campuran tersingkir
  • Format pertandingan yang menantang di Asian Games 2026

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, tim tenis meja Indonesia tetap optimis dan bertekad untuk memberikan yang terbaik. Setiap pertandingan membawa pelajaran berharga dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Semangat juang yang tinggi akan menjadi kunci dalam menghadapi pertandingan selanjutnya di Asian Games 2026.

➡️ Baca Juga: Pemprov Jabar, TNI-Polri, dan Masyarakat Berkolaborasi Memperkuat Komitmen Keamanan

➡️ Baca Juga: BI Tegaskan Pentingnya Menghormati Rupiah sebagai Simbol Negara yang Perlu Diperhatikan

Related Articles

Back to top button