BTN Tingkatkan Penyaluran FLPP di Jambi untuk Mempercepat Hunian Rumah Subsidi

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, atau BTN, terus berkomitmen untuk meningkatkan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) khususnya di Provinsi Jambi. Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk mempermudah akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga menekankan pada aspek-aspek kualitas, kelayakan, keamanan, kesehatan, dan keterhunian dari rumah subsidi yang disalurkan.
Seremonial Akad Massal KPR BTN Bersubsidi
Komitmen BTN ini ditunjukkan dalam acara Seremonial Akad Massal KPR BTN Bersubsidi dengan tema “250 Dreams Unlocked” yang diadakan di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Dalam kesempatan ini, BTN berkolaborasi dengan LIP House untuk memfasilitasi akad KPR subsidi bagi 250 debitur, serta menyerahkan kunci rumah agar para debitur dapat segera menempati hunian mereka.
Peran Rumah dalam Kehidupan Keluarga
Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menekankan bahwa rumah memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar bangunan fisik. Ia menyatakan bahwa rumah berfungsi sebagai ruang interaksi bagi keluarga dan menjadi tempat bagi anak-anak untuk tumbuh dan membangun karakter mereka.
“Rumah seharusnya tidak hanya dinilai dari segi fisik, tetapi juga dari bagaimana rumah tersebut dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bagi penghuninya,” ungkap Hirwandi.
Oleh karena itu, BTN mendorong para debitur untuk segera menempati dan merawat rumah yang telah mereka miliki, agar dapat memaksimalkan manfaat dari hunian tersebut.
Permasalahan Backlog Perumahan
Hirwandi menjelaskan, salah satu tantangan utama dalam mengatasi backlog perumahan adalah mencocokkan kebutuhan masyarakat dengan ketersediaan lahan dan pasokan rumah. Hal ini menuntut adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pengembang agar pembangunan hunian dapat dilakukan di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Akses masyarakat terhadap rumah subsidi juga diperluas melalui berbagai kebijakan pemerintah. Beberapa program yang mendukung ini antara lain:
- KPR FLPP dengan suku bunga tetap 5 persen selama masa tenor
- Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta
- Kredit Program Perumahan (KPP)
- Berbagai insentif seperti PPN, BPHTB, dan PBG
Tingkat Keterhunian FLPP di Jambi
Penyaluran FLPP di Provinsi Jambi didukung oleh tingkat keterhunian rumah subsidi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Berdasarkan data dari BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Jambi mencapai 95,07 persen, sementara angka nasional berada pada 94,02 persen. Hal ini menunjukkan bahwa rumah subsidi yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sebagai hunian.
Kawasan Grand Citra Asri Pudak juga menjadi salah satu lokasi yang dimonitor oleh BP Tapera dan BTN KC Jambi pada Agustus 2026. Tingginya tingkat keterhunian ini menunjukkan bahwa hunian yang disediakan telah memenuhi kebutuhan masyarakat.
Visi Pembangunan Perumahan di Jambi
Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa permintaan terhadap rumah akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan wilayah perkotaan dan urbanisasi. Ia menekankan pentingnya pembangunan perumahan yang sejalan dengan penyediaan fasilitas dasar agar kualitas hidup penghuni tetap terjaga.
“Kami berkomitmen untuk membangun fasilitas dasar seperti pendidikan dan kesehatan, termasuk penyediaan air bersih. Tiga aspek ini menjadi prioritas kami,” tambah Maulana.
Pentingnya Tata Ruang dan Lingkungan
Maulana juga mengingatkan agar pembangunan kawasan perumahan memperhatikan ketentuan tata ruang dan kondisi lingkungan. Pengembangan hunian diharapkan tidak dilakukan di daerah resapan air atau wilayah dengan risiko banjir, sehingga masyarakat dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
Pencapaian Akad Massal KPR Subsidi
CEO LIP House, Raymond Tanoto, menyebut pelaksanaan akad massal 250 KPR subsidi sebagai salah satu pencapaian penting bagi perusahaan. Menurutnya, keberhasilan suatu proyek perumahan tidak hanya diukur dari jumlah unit yang dibangun, tetapi juga dari jumlah masyarakat yang akhirnya mendapatkan tempat tinggal.
“Ini adalah tonggak penting bagi kami. Sebanyak 250 unit ini bukan hanya angka, tetapi berarti kami telah membantu 250 orang untuk mendapatkan rumah baru,” ungkap Raymond.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh BTN, pemerintah, dan pihak pengembang, diharapkan penyaluran FLPP di Jambi dapat terus meningkat dan memenuhi kebutuhan hunian masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan setiap individu dapat merasakan manfaat dari program perumahan subsidi ini, sehingga tercipta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
➡️ Baca Juga: Becak Kayuh Bertenaga Listrik Siap Layani Wisatawan di Yogyakarta dengan Lebih Efisien
➡️ Baca Juga: Inovasi Teknologi Redmi K90 Max: Sistem Pendingin Aktif untuk Smartphone Gaming yang Efisien



