Pemprov Lampung Tingkatkan Transformasi Pendidikan Berbasis Data lewat TKA di SMA/SMK/SLB/MA

Pendidikan adalah pilar utama bagi kemajuan suatu daerah. Di Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi (Pemprov) berkomitmen untuk mendorong transformasi pendidikan berbasis data melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat SMA, SMK, SLB, dan MA. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memetakan capaian akademik secara lebih akurat.
Pentingnya Transformasi Pendidikan Berbasis Data
Transformasi pendidikan berbasis data menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pendidikan yang diterapkan dapat diukur dan dievaluasi dengan baik. Dengan adanya TKA, Pemprov Lampung ingin memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga pada proses yang terukur dan berkelanjutan.
Pelaksanaan TKA di Lampung telah dilakukan dengan tingkat kesiapan yang tinggi dari berbagai satuan pendidikan. Hal ini menjadi fondasi yang kuat dalam pemetaan mutu pendidikan di daerah tersebut. Dengan menggunakan TKA, Pemprov Lampung berusaha untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel.
Evaluasi Pelaksanaan TKA oleh Komisi X DPR RI
Kunjungan Kerja Spesifik oleh Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada 16 April 2026, bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan TKA di Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan pendidikan di Lampung selaras dengan visi daerah, yaitu “Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Lampung untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui program-program yang bertujuan memperkuat ekonomi inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membangun infrastruktur yang berkelanjutan.
Program 3 Cita dan Pendidikan Berdaya Saing
Marindo menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan generasi yang memiliki daya saing. Dalam program 3 Cita, fokus utama adalah pada penguatan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM. Dengan mengedepankan pendidikan berbasis data, Pemprov Lampung ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak yang positif dan signifikan bagi masyarakat.
Pemprov Lampung mendukung penuh pelaksanaan TKA sebagai alat untuk memetakan capaian pembelajaran secara objektif dan terstandar. Data dari tahun 2025 menunjukkan bahwa pelaksanaan TKA di semua jenjang pendidikan berjalan dengan baik, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Tingkat Kesiapan Satuan Pendidikan dalam Pelaksanaan TKA
Untuk pelaksanaan TKA tahun 2026, Pemprov Lampung melaporkan bahwa tingkat kesiapan satuan pendidikan sangat memuaskan. Angka-angka ini menunjukkan kesiapan yang sangat tinggi: 99,96% untuk SD/MI, 99,77% untuk SMP/MTs, 94% untuk pendidikan kesetaraan, dan 74% untuk SLB. Ini merupakan prestasi yang menggembirakan dan menunjukkan upaya yang serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.
- Tingkat kesiapan SD/MI: 99,96%
- Tingkat kesiapan SMP/MTs: 99,77%
- Tingkat kesiapan pendidikan kesetaraan: 94%
- Tingkat kesiapan SLB: 74%
Langkah Strategis Pemprov Lampung dalam Mendukung TKA
Marindo menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah mengambil berbagai langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan TKA. Langkah-langkah tersebut meliputi pembentukan tim teknis yang berjenjang, verifikasi kesiapan infrastruktur, pelatihan sumber daya manusia, hingga penguatan koordinasi lintas daerah.
Sistem pendaftaran peserta dilakukan secara kolektif dengan proses verifikasi yang ketat, guna memastikan akurasi data. Meskipun demikian, Marindo mengakui adanya tantangan di beberapa wilayah, terutama di daerah terpencil dan kepulauan, terkait dengan keterbatasan jaringan internet dan pasokan listrik.
Solusi untuk Tantangan yang Dihadapi
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemprov Lampung telah berkoordinasi dengan PLN dan penyedia layanan internet. Selain itu, penerapan moda semi online dan penguatan dukungan teknis di lapangan menjadi bagian dari solusi yang diterapkan. Marindo menambahkan bahwa untuk menjaga kualitas pelaksanaan, pihaknya juga menerapkan pengawasan silang, pakta integritas, serta pemantauan real-time melalui sistem daring.
Dukungan dari Komisi X DPR RI
Harapan Marindo terhadap dukungan dari Komisi X DPR RI sangat tinggi. Ia berharap adanya penguatan kebijakan afirmasi pendidikan, peningkatan anggaran infrastruktur berbasis teknologi, serta pengembangan kapasitas tenaga pendidik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mendukung transformasi pendidikan berbasis data yang sedang dijalankan oleh Pemprov Lampung.
Evaluasi dan Partisipasi dalam TKA
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, juga menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan TKA sebagai bagian dari sistem asesmen pendidikan nasional. Ia mencatat bahwa tingkat partisipasi TKA di Lampung cukup baik, mencapai 84%. Namun, hasil yang diperoleh masih perlu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan lebih lanjut.
Fikri menekankan bahwa ini merupakan potret yang perlu diperbaiki bersama. Ia juga menggarisbawahi beberapa persoalan dalam pelaksanaan TKA, seperti kecenderungan sistem pendidikan yang terlalu berorientasi pada tes, kesenjangan fasilitas dan kualitas SDM antarwilayah, serta kurangnya perhatian terhadap potensi daerah dan pendidikan karakter dalam sistem asesmen.
Perhatian terhadap Proses Pendidikan
Walaupun TKA bersifat tidak wajib, dalam praktiknya seringkali dirasakan sebagai suatu kewajiban oleh satuan pendidikan. Berbagai masukan yang diberikan oleh anggota DPR RI akan menjadi bahan diskusi dalam penyusunan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), khususnya mengenai guru, kurikulum, dan sistem evaluasi pendidikan.
Fikri juga memberikan apresiasi terhadap langkah progresif Pemprov Lampung yang tidak hanya fokus pada hasil semata, tetapi juga terus melakukan terobosan dalam pelaksanaan TKA, salah satunya melalui penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ini bisa dijadikan contoh baik bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Masa Depan TKA dan Kebijakan Pendidikan
Ke depan, hasil TKA diharapkan tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran. Dengan mengurangi kesenjangan antarwilayah dan meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, Pemprov Lampung berkomitmen untuk menciptakan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dengan semua langkah ini, Pemprov Lampung menunjukkan keseriusan dan komitmennya untuk melakukan transformasi pendidikan berbasis data yang tidak hanya berdampak positif pada sektor pendidikan, tetapi juga pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, masa depan pendidikan di Lampung akan semakin cerah.
➡️ Baca Juga: 7 Fakta Menarik Gletser Perito Moreno, Argentina yang Buat Anda Ingin Segera Berkunjung
➡️ Baca Juga: Saksikan Siaran Langsung Chelsea vs PSG Leg 2 UCL 2026 di TV Moji, 18 Maret Pukul 03.00 WIB




