7 Fakta Menarik Gletser Perito Moreno, Argentina yang Buat Anda Ingin Segera Berkunjung

Apakah Anda pernah melihat gambar atau rekaman suara gemuruh dari runtuhnya dinding es raksasa ke danau? Tidak, hal tersebut bukan hasil dari efek CGI atau adegan dari sebuah film Hollywood, tetapi realitas yang dapat Anda temukan di ujung selatan Argentina, di sebuah kota kecil bernama El Calafate. Inilah tempat Gletser Perito Moreno berada, salah satu keajaiban alam yang paling menakjubkan yang dapat Anda saksikan langsung dengan mata kepala sendiri. Jika Anda adalah seorang traveler yang mencari tempat yang unik dan belum banyak dikunjungi, El Calafate patut menjadi tujuan Anda berikutnya. Berikut ini adalah fakta menarik tentang Gletser Perito Moreno yang akan membuat Anda ingin segera berkunjung.

Fakta Menarik Gletser Perito Moreno

1. Keunikan Gletser Perito Moreno: Stabil dan Tidak Menyusut

Saat gletser di seluruh dunia terus menyusut akibat perubahan iklim, Perito Moreno justru termasuk beberapa gletser yang tetap dalam kondisi stabil. Ini berarti jumlah es yang terbentuk dari salju setara dengan jumlah es yang runtuh ke danau. Para ilmuwan menyebutnya “gletser dalam keseimbangan” – fenomena langka yang menjadikan gletser ini subjek penelitian yang penting dan juga merupakan destinasi wisata yang tidak akan hilang dalam waktu dekat.

2. Luas Gletser Perito Moreno Setara dengan Sebuah Kota

Gletser Perito Moreno memiliki luas sekitar 250 km persegi. Dinding es yang menghadap Danau Argentino memiliki lebar sekitar 5 km dan tinggi antara 60 hingga 74 meter di atas permukaan air, setara dengan gedung 20 lantai! Dan itu baru bagian yang terlihat. Di bawah permukaan air, es tersebut masih berlanjut hingga puluhan meter lagi.

3. Anda Bisa Berjalan di Atas Gletser

Salah satu hal yang paling menarik di El Calafate adalah Anda tidak hanya bisa melihat gletser dari jarak jauh, tetapi Anda juga bisa berjalan di atasnya! Ada dua pilihan trekking yang bisa Anda lakukan: Minitrekking, dengan durasi sekitar 1,5 jam di atas es dan cocok untuk usia 10–65 tahun; dan Big Ice, ekspedisi yang lebih intens selama sekitar 3,5 jam untuk usia 18–50 tahun. Anda akan menggunakan crampon (sepatu khusus es) dan dipandu oleh guide berpengalaman melewati retakan es berwarna biru yang sangat indah. Semua logistik, dari transportasi hingga peralatan, akan diatur oleh operator tur lokal yang berpengalaman.

4. Bagian dari Warisan Dunia UNESCO Sejak 1981

Gletser Perito Moreno terletak di dalam Taman Nasional Los Glaciares yang luasnya mencapai 726.927 hektar. Taman nasional ini telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1981 — menjadikannya salah satu kawasan alam pertama di Argentina yang mendapat pengakuan internasional. Selain Perito Moreno, di dalam taman ini juga ada gletser lain yang tidak kalah memukau seperti Upsala, Spegazzini, dan Viedma.

5. Fenomena Runtuhnya Es adalah Fakta Nyata dan Tidak Dapat Diprediksi

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pengunjung adalah saat dinding es raksasa runtuh ke danau. Peristiwa ini terjadi karena gletser terus bergerak maju dan membendung salah satu cabang Danau Argentino. Tekanan air yang tertahan akhirnya memecahkan bendungan es tersebut dalam sebuah peristiwa spektakuler yang suaranya bisa didengar hingga berkilometer-kilometer jauhnya. Siklus ini terjadi setiap beberapa tahun, tetapi tidak ada yang bisa memprediksi kapan tepatnya — yang membuat setiap kunjungan selalu penuh dengan antisipasi.

6. El Calafate dan Legenda Buah Ajaibnya

Nama kota El Calafate berasal dari tanaman semak asli Patagonia yang buahnya berwarna biru gelap, mirip dengan blueberry. Menurut legenda lokal, siapa pun yang memakan buah calafate pasti akan kembali lagi ke Patagonia. Banyak traveler yang mencoba hal ini — dan ternyata, kebanyakan memang kembali lagi! Kota ini terletak sekitar 80 km dari gletser, bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam berkendara melewati pemandangan stepa Patagonia yang luas.

7. Terletak di Salah Satu Cadangan Es Terbesar di Dunia

Gletser Perito Moreno adalah bagian dari Campo de Hielo Patagónico Sur (Lapangan Es Patagonia Selatan), massa es kontinental terbesar ketiga di dunia setelah Antartika dan Greenland. Bayangkan, Anda berdiri di tepi salah satu cadangan air tawar beku terbesar di planet ini. Cukup menggugah adrenalin, bukan?

El Calafate mungkin bukan destinasi yang dekat, tetapi justru itulah yang membuat pengalaman di sana terasa begitu istimewa. Dengan lokasi di garis lintang 50° selatan dan iklim subpolar yang menantang, tempat ini menawarkan petualangan yang benar-benar berbeda dari destinasi mainstream. Musim terbaik untuk berkunjung adalah Oktober sampai Maret. Jadi, kapan Anda berencana untuk mengunjungi ujung dunia ini?

➡️ Baca Juga: Soal Kasus Ban Kempes, Ini Kata BK DPRD Lampung

➡️ Baca Juga: Prabowo Resmikan 218 Jembatan, Tanda Nyata Kehadiran Negara di Masa Bencana

Exit mobile version